IHSG diproyeksi sideways, cek saham INKP, ASII, hingga INDY
IHSG diprediksi bergerak sideways di kisaran 7.400-7.550. Saham pilihan: INKP, ASII, INDY. Data ritel tumbuh, inflasi AS stabil.
IHSG diprediksi bergerak sideways di kisaran 7.400-7.550. Saham pilihan: INKP, ASII, INDY. Data ritel tumbuh, inflasi AS stabil.
IHSG berpotensi menguat ke 8.360 jelang RDG BI, cermati saham INDY, ADMR, dan PGAS. Sentimen positif global dan domestik mendukung pergerakan ini.
IHSG diprediksi menguat ke level 8.377-8.440 setelah libur Imlek, dengan saham INDY, ISAT, MAPI, dan UNTR menjadi rekomendasi analis.
Harga emas melonjak ke US$5.245/oz, sementara saham emiten emas seperti PSAB dan MDKA Ifonti.com buy asing meski IHSG turun 7,35% pada 28 Januari.
Saham lapis kedua seperti INET hingga CBRE telah mengalami penguatan signifikan, berpeluang menopang IHSG hingga akhir tahun ini.
IHSG diprediksi menguat pada 12/11/2025, dengan level resistance di 8.488-8.532. Saham ANTM, BMRI, BRPT, dan INDY direkomendasikan untuk dicermati.
IHSG ditutup melemah 0,23% pada perdagangan Kamis (4/9/2025). Saham emiten emas ANTM, BRMS, hingga INDY terjun ke zona merah sore ini.