IHSG cetak ATH lagi! Saham ADRO hingga BBRI naik ke zona hijau
IHSG mencapai rekor tertinggi baru di 8.946,70 dengan saham ADRO, TINS, dan BBRI naik. Waspadai aksi profit taking dan geopolitik.
IHSG mencapai rekor tertinggi baru di 8.946,70 dengan saham ADRO, TINS, dan BBRI naik. Waspadai aksi profit taking dan geopolitik.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,32% ke 565,01 pada 8 Januari 2026, didorong saham ADRO, HEAL, dan BRPT. Sebanyak 20 saham naik, 6 turun, dan 1 stagnan.
IHSG dibuka melemah 0,02% ke 8.583, dengan 258 saham turun. IHSG rawan koreksi lebih lanjut, berpotensi uji level 8.464-8.560.
IHSG menguat 0,06% ke 8.715,83 pada 9 Desember 2025, didorong saham Bakrie dan GOTO. Transaksi mencapai Rp1,03 triliun dengan 2,23 miliar saham diperdagangkan.
IHSG naik 1,84% ke 8.238 pada 21/10/2025, kapitalisasi pasar BEI Rp15.187,50 triliun. 447 saham naik, 232 turun, 135 stagnan.
Menkeu Purbaya menilai koreksi IHSG akibat profit taking wajar terjadi. IHSG turun 2,57% ke 7.915,66, dipengaruhi sentimen global dan aksi broker.
Saham PANI dan CBDK melemah setelah proyek PIK 2 dicabut dari PSN oleh Presiden Prabowo. PANI rencanakan rights issue untuk akuisisi saham CBDK.
IHSG sesi I melemah 0,06% ke 8.113,59. Saham Prajogo Pangestu seperti CDIA dan BRPT menguat, menopang indeks di tengah pelemahan saham perbankan besar.
IHSG ditutup melemah 0,23% pada perdagangan Kamis (4/9/2025). Saham emiten emas ANTM, BRMS, hingga INDY terjun ke zona merah sore ini.
IHSG sempat tembus 8.000 saat pidato Prabowo, namun ditutup melemah ke 7.898,37. Lonjakan dipicu sentimen sesaat, pasar kembali ke fundamental.