IHSG ditutup anjlok 3,38% akhir pekan, cek deretan penyebabnya
IHSG turun 3,38% pada 24 April 2026 karena sentimen global dan aksi profit taking. Saham BBCA, BUMI, dan lainnya melemah. IHSG dalam fase konsolidasi.
IHSG turun 3,38% pada 24 April 2026 karena sentimen global dan aksi profit taking. Saham BBCA, BUMI, dan lainnya melemah. IHSG dalam fase konsolidasi.
IHSG dan rupiah melemah akibat gejolak Timur Tengah, menekan fiskal negara. Pemerintah perlu evaluasi kebijakan untuk menjaga stabilitas ekonomi.
Kevin Warsh menghadapi sidang untuk posisi Ketua The Fed yang berlangsung panas, dituduh jadi “boneka” Trump hingga dugaan terlibat dengan Epstein.
Bank Indonesia diprediksi menahan BI Rate di 4,75% pada RDG April 2026 untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian global dan risiko inflasi energi.
Harga buyback emas Antam turun Rp55.000 ke Rp2.610.000 pada 20 Maret 2026, menjauh dari rekor tertinggi Januari. Penurunan dipicu perang Iran dan harga minyak.
The Fed mempertahankan suku bunga acuan 3,5%-3,75% pada Maret 2026, meski ada ketidakpastian ekonomi akibat konflik Timur Tengah dan inflasi tinggi.
Bank Indonesia menahan penurunan suku bunga akibat konflik Timur Tengah yang memicu inflasi dan arus modal keluar, menjaga BI Rate di 4,75% untuk stabilitas ekonomi.
DJPPR berencana menyesuaikan jadwal penerbitan SBN Ritel 2026 untuk meningkatkan penyerapan pasar, setelah ORI029 sepi peminat akibat kurangnya SBN jatuh tempo.
Harga emas di pasar spot stabil setelah mencatatkan lonjakan 2%. Pelaku pasar mencermati kebijakan The Fed dan negosiasi AS-Iran.
Mirae Asset Sekuritas tetap menargetkan IHSG di level 10.500 hingga akhir 2026, didukung fundamental ekonomi domestik yang kuat. Risiko koreksi ada, namun optimisme tetap tinggi.