Kontribusi transaksi saham investor ritel capai 50%, ini langkah OJK

Kontribusi investor ritel di BEI naik jadi 50% pada 2025. OJK fokus pada perlindungan dan edukasi untuk mencegah manipulasi pasar dan mendorong investasi berkelanjutan.

IHSG naik 0,87% sesi I hari ini (29/12), saham konglomerat kompak melaju

IHSG naik 0,87% pada sesi I (29/12/2025) didorong oleh penguatan saham konglomerat Indonesia seperti Bakrie, Happy Hapsoro, dan Prajogo Pangestu.

TBS Energi Utama (TOBA) bakal buyback saham Rp586,27 miliar

TBS Energi Utama (TOBA) berencana melakukan buyback saham senilai maksimal Rp586,27 miliar untuk menjaga stabilitas harga saham.

IHSG pekan Natal lengang, kapitalisasi menguap jadi Rp15.603 triliun

IHSG melemah 0,83% ke 8.537,91 pada pekan Natal 2025, dengan kapitalisasi pasar turun 1,17% menjadi Rp15.603 triliun. Transaksi harian juga menurun.

Sektor konsumer dan properti absen dari pipeline IPO akhir tahun 2025

Sektor konsumer dan properti absen dari pipeline IPO akhir 2025, sementara sektor finansial mendominasi. BEI mencatat 26 perusahaan baru dengan total dana Rp18,11 triliun.

Pesta dividen interim akhir tahun, Himbara (BBRI & BMRI) tebar triliunan

BRI dan Bank Mandiri akan membagikan dividen interim triliunan rupiah untuk tahun buku 2025. BRI membagikan Rp137 per saham, sementara Mandiri Rp100 per saham.

BEI suspensi 5 saham sekaligus hari ini (18/12), ada NATO, ALII, hingga ESTA

BEI menghentikan sementara perdagangan 5 saham, termasuk NATO dan ALII, karena lonjakan harga. Saham INRU juga disuspensi akibat izin operasional ditangguhkan.

Harga melonjak tajam, saham FOLK, KIOS, PTDU dan CTTH disuspensi bursa hari ini

BEI mensuspensi saham FOLK, KIOS, PTDU, dan CTTH karena lonjakan harga signifikan untuk melindungi investor. Suspensi berlaku di Pasar Reguler dan Tunai.