Pesta dividen interim akhir tahun, Himbara (BBRI & BMRI) tebar triliunan
BRI dan Bank Mandiri akan membagikan dividen interim triliunan rupiah untuk tahun buku 2025. BRI membagikan Rp137 per saham, sementara Mandiri Rp100 per saham.
BRI dan Bank Mandiri akan membagikan dividen interim triliunan rupiah untuk tahun buku 2025. BRI membagikan Rp137 per saham, sementara Mandiri Rp100 per saham.
BEI menghentikan sementara perdagangan 5 saham, termasuk NATO dan ALII, karena lonjakan harga. Saham INRU juga disuspensi akibat izin operasional ditangguhkan.
BEI mensuspensi saham FOLK, KIOS, PTDU, dan CTTH karena lonjakan harga signifikan untuk melindungi investor. Suspensi berlaku di Pasar Reguler dan Tunai.
Kalbe Farma (KLBF) akan buyback saham senilai Rp250 miliar untuk stabilkan harga dan tingkatkan kepercayaan investor pada 16 Desember 2025 hingga 15 Maret 2026.
IHSG sepekan menguat 0,32% ke level 8.660,49 dengan rata-rata nilai transaksi harian BEI naik 41,95% menjadi Rp30,29 triliun.
Empat emiten, EMTK, EXCL, WINS, dan BUDI, akan membayar dividen pada 11 Desember 2025, dengan EXCL membagikan Rp2,89 triliun.
Arsari Group milik Hashim Djojohadikusumo resmi jadi pemegang saham Indokripto (COIN), mendukung transformasi digital dan tata kelola aset kripto di Indonesia.
Pasar modal Indonesia telah berkembang pesat selama 4 dekade terakhir dengan inovasi perdagangan saham, peningkatan jumlah investor, dan rekor IHSG.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,66% ke 550,51 pada 10 Desember 2025, didorong oleh lonjakan saham BUMI, TLKM, MYOR, dan MAPI. IHSG naik 0,53% ke 8.702,97.
Superbank akan IPO di BEI dengan harga Rp635/saham, menawarkan 4,40 miliar saham.