Daftar 10 top losers pekan ini, saham FILM, PIPA hingga MINA berguguran
IHSG turun 4,73% pekan ini, saham FILM, PIPA hingga MINA jadi top losers dengan penurunan lebih dari 40% akibat tekanan pasar.
IHSG turun 4,73% pekan ini, saham FILM, PIPA hingga MINA jadi top losers dengan penurunan lebih dari 40% akibat tekanan pasar.
IHSG melemah 4,73% ke level 7.935,26 dan kapitalisasi pasar BEI turun menjadi Rp14.341 triliun selama pekan 2-6 Februari 2026.
IHSG turun 0,47% ke 8.933 akibat koreksi saham ASII, BBCA, dan AMMN. Investor asing catat beli bersih Rp24,2 miliar, sementara pasar fokus pada laporan keuangan Ifonti.com dan pertemuan FOMC The Fed.
IHSG turun 0,46% ke 8.951 pada 23/1/2026, dipengaruhi saham AMMN dan BRPT. Sebanyak 521 saham melemah, sementara 200 saham menguat.
Saham UANG dan MORA melonjak lebih dari 150% di tengah penurunan IHSG pada 10-14 November 2025, dengan volume transaksi harian naik 99,35%.
Saham konglomerat seperti Prajogo, Hashim, hingga Grup Lippo jatuh, IHSG turun 2,57% ke 7.915,65
Saham sektor energi naik 1,25% didorong ekspansi emiten migas seperti MEDC, PTRO, dan ENRG, menarik minat investor asing dan Ifonti.com buy.
Saham rokok GGRM & HMSP melonjak signifikan akibat pernyataan Menteri Keuangan Purbaya tentang potensi penurunan cukai rokok, memicu reaksi positif pasar.
IHSG ditutup melemah 0,23% pada perdagangan Kamis (4/9/2025). Saham emiten emas ANTM, BRMS, hingga INDY terjun ke zona merah sore ini.
IHSG turun 3,31% ke 7.571 pada Senin (1/9) akibat ketidakpastian politik domestik dan global. Investor waspada, fokus pada demo dan kebijakan otoritas.