IHSG pekan depan berpotensi konsolidasi, CENT hingga AGII masuk radar analis
IHSG melemah setelah naik 2,16%, analis rekomendasikan saham CENT, AGII, GJTL, ASRI, MEDC, dan SMBR untuk dicermati pekan depan.
IHSG melemah setelah naik 2,16%, analis rekomendasikan saham CENT, AGII, GJTL, ASRI, MEDC, dan SMBR untuk dicermati pekan depan.
IHSG terus mencetak rekor ATH didorong sentimen positif, sektor transportasi dan energi berpotensi menopang, meski ada risiko geopolitik global.
IHSG mencapai rekor tertinggi baru di 8.946,70 dengan saham ADRO, TINS, dan BBRI naik. Waspadai aksi profit taking dan geopolitik.
Investor asing tertarik ke pasar saham Indonesia pada 2026 karena stabilitas ekonomi, valuasi menarik, dan potensi pemangkasan suku bunga.
IHSG mencetak rekor ATH dua hari berturut-turut di awal Januari 2026, didorong oleh January Effect dan kondisi makro ekonomi yang solid.
Tensi geopolitik antara AS-Venezuela yang tengah memanas diperkirakan akan berdampak terbatas terhadap IHSG, dengan saham di sektor emas yang diproyeksi bisa meraup keuntungan.
IHSG sesi I ditutup naik 0,65% ke level 8.804,84 dengan saham migas MEDC & ENRG menguat. Optimisme pasar didorong oleh Santa Claus Rally dan January Effect.
IHSG berpotensi cetak rekor baru meski dibayangi ketegangan AS-Venezuela, didorong January Effect dan akumulasi investor asing.
IHSG diprediksi melemah akibat ketegangan AS-Venezuela. Investor disarankan memantau saham PYFA, ASSA, HMSP, PNBN, DATA, dan SCMA.
IHSG naik 0,87% pada sesi I (29/12/2025) didorong oleh penguatan saham konglomerat Indonesia seperti Bakrie, Happy Hapsoro, dan Prajogo Pangestu.