IHSG longsor 6,61%, market cap Rp899 triliun lenyap dalam sepekan

IHSG turun 6,61% dalam sepekan, menghapus Rp899 triliun market cap. Meski volume transaksi naik, nilai transaksi harian turun.

IHSG anjlok 3,06%, sentimen MSCI dan pelemahan rupiah jadi biang kerok

Tekanan dari sentimen MSCI dan pelemahan rupiah mendorong koreksi terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Efektif Mei 2026 BEI perketat kriteria saham indeks IDX80

BEI akan memperketat kriteria saham IDX80 mulai Mei 2026 untuk mencerminkan dinamika pasar. Perubahan meliputi likuiditas, free float, dan konsentrasi kepemilikan.

Top leaders sepekan: Saham konglomerat BREN, BNBR cs jadi penggerak IHSG

Saham konglomerasi seperti BREN dan BNBR memimpin penguatan IHSG pekan ini, naik 175,50 poin, dengan BREN berkontribusi terbesar sebesar 30,44 poin.

IHSG Menguat 2,35% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Busrsa Tembus Rp13.635 Triliun

IHSG menguat 2,35% ke level 7.634 sepanjang pekan 13-17 April 2026, dengan kapitalisasi pasar Bursa melonjak Rp446 triliun menjadi Rp13.635 triliun.

IHSG uji resistance 7.300-7.350, cermati saham BBNI hingga ASII

IHSG diprediksi uji resistance 7.300-7.350 didorong koreksi harga minyak. Perhatikan saham BBNI, BBCA, UNVR, ISAT, ASII. Cadangan devisa RI turun.