IHSG Pekan Ini Tembus ATH Baru, Simak Sektor Saham yang Berpotensi Menguat ke Depan

IHSG mencapai rekor tertinggi baru di 8.394,59 pada 3-7 November 2025. Sektor infrastruktur dan energi memimpin penguatan, sementara properti melemah.

IHSG Rawan Profit Taking Akhir Pekan, Cermati Saham ASII hingga MYOR

IHSG berpotensi profit taking akhir pekan, cermati saham ASII, INET, IMJS, dan MYOR. Perhatikan data ekonomi global dan domestik sebagai sentimen pasar.

IHSG Uji Level 8.350 Hari Ini, Simak Saham Pilihan MEDC, HMSP hingga ISAT

IHSG diramal bergerak mixed di rentang 8.150–8.350 pada Rabu (5/11/2025) setelah ditutup melemah akibat aksi profit taking dan tekanan dari bursa regional.

Saham BBCA Hingga BUKA Tersulut Buyback, Analis: Dampak Sesaat

Sejumlah saham seperti BBCA dan BUKA menguat akibat buyback, namun dampaknya sementara. Buyback meningkatkan EPS dan ROE, tapi bisa menghambat ekspansi bisnis.

IHSG Koreksi? Kata Menkeu Purbaya Soal Realisasi Keuntungan Saham

Menkeu Purbaya menilai koreksi IHSG akibat profit taking wajar terjadi. IHSG turun 2,57% ke 7.915,66, dipengaruhi sentimen global dan aksi broker.

Asing Borong Rp1,3T, IHSG Loyo: Ada Apa dengan Pasar Saham?

Investor asing belanja Rp1,30 triliun di BEI, namun IHSG turun 0,41% ke 7.898,37 meski sempat capai rekor tertinggi. Faktor eksternal dan pidato Presiden Prabowo jadi sorotan.

Reli IHSG Saham Konglomerat: Berapa Lama Bertahan? Investor Waspada!

Reli IHSG didorong saham konglomerat dan aliran modal asing, berpotensi mencapai 8.000 sebelum koreksi. Investor waspada profit taking dan perubahan suku bunga The Fed.

IHSG Dekati 8.000: Analis Revisi Target Harga Saham

Analis merevisi target IHSG mendekati 8.000 karena reli saham dan masuknya investor asing. BRI Danareksa, Kiwoom, dan Infovesta optimis, meski waspada koreksi.