Likuiditas pasar dinilai tetap solid meski IPO BUMN absen pada 2026
Likuiditas pasar modal Indonesia tetap solid meski IPO BUMN absen pada 2026, berkat fokus pada reformasi struktur pasar dan peningkatan free float.
Likuiditas pasar modal Indonesia tetap solid meski IPO BUMN absen pada 2026, berkat fokus pada reformasi struktur pasar dan peningkatan free float.
IHSG naik 3,49% ke 8.212, Ifonti.com sell asing capai Rp16,49 triliun. Kapitalisasi pasar BEI naik 3,83%, sementara transaksi harian turun 6,27%.
Transparansi data pasar modal bantu investor pemula hindari saham gorengan, fokus pada fundamental dan saham undervalued untuk investasi aman.
Pertemuan BEI dan MSCI sinyalkan perbaikan pasar saham Indonesia, menarik minat investor global dengan reformasi struktural dan peningkatan transparansi.
Minat asing pada saham migas Indonesia menurun akibat pembekuan rebalancing FTSE dan harga minyak yang lesu, memicu arus keluar modal dan risiko pasar.
FTSE Russell menunda review indeks saham Indonesia karena alasan teknis terkait data free float, bukan penurunan kualitas pasar. Penundaan ini memengaruhi stabilitas dana pasif dan inflow baru.
Ciptadana Sekuritas mempertahankan proyeksi IHSG 2026 di 8.960-9.600 meski tertekan pengumuman MSCI. Investor disarankan fokus pada saham defensif dan domestik.
IHSG diproyeksi tembus 9.000 pada 2026 meski diguncang MSCI, didorong reformasi pasar modal dan saham big caps bervaluasi murah.
OJK memperketat sanksi di pasar modal untuk cegah manipulasi saham dan informasi menyesatkan, guna menjaga integritas dan kepercayaan investor.
OJK perketat transparansi UBO dan data kepemilikan saham untuk reformasi pasar modal, tingkatkan kredibilitas investasi Indonesia dengan praktik internasional.