IHSG ditutup turun 0,46% ke level 8.951, saham AMMN hingga BRPT membebani
IHSG turun 0,46% ke 8.951 pada 23/1/2026, dipengaruhi saham AMMN dan BRPT. Sebanyak 521 saham melemah, sementara 200 saham menguat.
IHSG turun 0,46% ke 8.951 pada 23/1/2026, dipengaruhi saham AMMN dan BRPT. Sebanyak 521 saham melemah, sementara 200 saham menguat.
Indeks Bisnis-27 ditutup turun 0,37% ke 513,48, meski saham AMRT, BRPT, dan CTRA menguat. IHSG naik 0,27% ke 8.139, berlawanan dengan tren Indeks Bisnis-27.
Indeks Bisnis-27 dibuka turun 0,10% ke 523,71, meski saham ASII, BRPT, PGAS menguat.
Mirae Asset Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi tembus 8.246 pada 2025 dengan saham unggulan di sektor otomotif, energi, teknologi, dan konsumer.
Saham lapis dua IDXSMC-LIQ, seperti MEDC dan PTRO, mengungguli bluechip dengan potensi pertumbuhan tinggi. Rekomendasi beli MEDC, PTRO, dan HRUM.
Indeks Bisnis-27 naik 0,07% ke 517,24 meski IHSG turun 0,21% ke 7.869,59. Saham CPIN, BMRI, dan lainnya mendukung kenaikan, sementara IHSG melemah.
IHSG diprediksi sideways cenderung melemah jelang demo buruh 28/8. Saham PGAS, MBMA, TLKM direkomendasikan untuk trading. Fokus pada data ekonomi AS.
Lo Kheng Hong menjadi satu-satunya investor individu dalam 10 besar pemegang saham PGAS per Juni 2025, dengan kepemilikan 1,13%.
Pasokan gas terbatas berdampak negatif bagi MEDC dan PGAS, namun menguntungkan GTSI dengan meningkatnya permintaan LNG. MEDC hadapi tekanan pendapatan, PGAS alami tantangan margin, sementara GTSI diuntungkan tren LNG.
IHSG diproyeksi koreksi terbatas di 7.450-7.550. Pantau saham ERAA, BRMS, PGAS, AKRA, dan ISAT.