IHSG ambles 4,73% sepekan, kapitalisasi pasar BEI turun ke Rp14.341 triliun
IHSG melemah 4,73% ke level 7.935,26 dan kapitalisasi pasar BEI turun menjadi Rp14.341 triliun selama pekan 2-6 Februari 2026.
IHSG melemah 4,73% ke level 7.935,26 dan kapitalisasi pasar BEI turun menjadi Rp14.341 triliun selama pekan 2-6 Februari 2026.
Rupiah menguat didorong pelemahan dolar AS dan sinyal positif BI. Stabilitas rupiah diprioritaskan BI melalui operasi pasar valas, meski risiko global dan isu fiskal tetap diwaspadai.
Bank Indonesia menahan suku bunga acuan di 4,75% untuk menjaga stabilitas rupiah. Meski menguat, rupiah diprediksi melemah hingga Rp17.000 per dolar AS pada akhir 2026.
Bank Indonesia menahan suku bunga di 4,75% untuk menjaga stabilitas rupiah dan mendukung pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.
IHSG diprediksi melemah akibat ketegangan AS-Venezuela. Investor disarankan memantau saham PYFA, ASSA, HMSP, PNBN, DATA, dan SCMA.
Cadangan devisa Indonesia naik ke US$150,1 miliar pada November 2025, didorong penerbitan global bond dan penerimaan pajak, mendukung stabilitas ekonomi.
IHSG mencapai rekor tertinggi baru di 8.394,59, didorong oleh kenaikan saham PTRO, BBCA, dan lainnya. Optimisme ekonomi dan indeks MSCI mempengaruhi pasar.
IHSG diprediksi bergerak konsolidasi di rentang 8.080-8.180. Saham pilihan: BREN, TOBA, CTRA. Investor menanti data cadangan devisa dan pidato The Fed.
IHSG diproyeksi melanjutkan penguatan pada perdagangan pekan depan, didukung penguatan rupiah, stimulus pemerintah, dan data ekonomi positif.
IHSG diprediksi menguat pekan depan dengan saham ASII, JSMR, hingga ICBP sebagai rekomendasi.