WIKA bidik suspensi saham dibuka semester II/2026, tunggu restrukturisasi tuntas

Wijaya Karya (WIKA) menargetkan pembukaan suspensi saham di BEI pada semester II/2026 seiring dengan finalisasi restrukturisasi utang perseroan.

BEI dan KSEI rilis mekanisme HSC, ini skema hingga evaluasi saham terkonsentrasi

BEI dan KSEI resmi menerapkan mekanisme pengumuman high shareholder concentration(HSC) untuk meningkatkan transparansi kepemilikan saham.

IHSG ditutup anjlok 2,19% ke 7.026, saham BREN, BRPT & ADMR kompak ambrol

IHSG turun 2,19% ke 7.026, dipicu pelemahan saham BREN, BRPT, dan ADMR. Sentimen global dan domestik turut mempengaruhi. BEI perbarui aturan free float.

Opini: THR besar, bursa menipis: Membaca IHSG menjelang Idul Fitri 1447 H

Menjelang Idul Fitri 1447 H, IHSG berpotensi menghadirkan peluang sektoral, bukan reli menyeluruh. Stimulus konsumsi besar, namun pasar rapuh dan likuiditas menipis. Investor harus selektif dan fokus pada fundamental emiten.

Saham Bank Neo Commerce (BBYB) menguat kala Gozco Capital borong hampir Rp100 miliar

Saham Bank Neo Commerce (BBYB) naik 1% setelah Gozco Capital menambah kepemilikan hampir Rp100 miliar, meningkatkan porsi dari 7,76% menjadi 9,31%.

BEI suspensi aktivitas perdagangan saham HSBC Sekuritas mulai Kamis (15/1)

BEI menghentikan perdagangan saham HSBC Sekuritas mulai 15 Januari 2026 atas permintaan perusahaan, hingga pemberitahuan lebih lanjut.

IHSG sesi I hari ini (12/1) menguat 0,13%, saham konglomerat beterbangan

IHSG sesi I 12/1/2026 naik 0,13% ke 8.947,96. Saham konglomerat seperti MNC dan Bakrie menguat, sementara saham Prajogo Pangestu melemah. Analis prediksi IHSG sesi II di rentang 8.900-9.000.

BEI suspensi saham pelayaran HUMI, LEAD, hingga SOCI usai harga melonjak

BEI menghentikan sementara perdagangan saham pelayaran seperti HUMI, LEAD, dan SOCI pada 5 Januari 2026 setelah lonjakan harga signifikan untuk melindungi investor.

Rekomendasi saham di perdagangan awal 2026, PANI hingga BBNI masuk radar Phintraco

IHSG awal 2026 diprediksi menguat, saham BBCA dan BBNI direkomendasikan untuk trading buy. Indeks ditutup di 8.646,94, naik 0,03% akhir 2025.