BI blak-blakan penyebab bank sentral rajin beli emas dan rupiah melemah

Bank Indonesia mengungkapkan investor beralih ke emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global dan fluktuasi rupiah. BI terus menjaga stabilitas rupiah melalui intervensi pasar.

Prediksi IHSG sepekan saat pasar keuangan masih berpotensi tertekan

IHSG diprediksi melemah menuju 7.750 pekan ini akibat sentimen global dan penurunan rating Indonesia. Ketidakpastian global dan isu fiskal menambah tekanan.

Jelang pengumuman BI rate, rupiah dibuka loyo ke level Rp16.957 per dolar AS

Rupiah melemah ke Rp16.957 per dolar AS jelang pengumuman BI Rate. Ekonom prediksi BI tahan suku bunga di 4,75% untuk stabilkan nilai tukar dan inflasi.

Deretan sektor saham yang untung dan buntung saat rupiah melemah dekati Rp17.000

Pelemahan rupiah mendekati Rp17.000 berdampak berbeda pada sektor saham. Sektor ekspor diuntungkan, sementara sektor impor tertekan biaya. IHSG tetap optimis.

IHSG Berisiko Sideways, Cermati Saham MIDI, AMRT hingga DKFT

IHSG diprediksi sideways di 8.100-8.300 akibat ketegangan dagang AS-China. Saham rekomendasi: MIDI, AMRT, DKFT. Perhatikan sentimen global dan domestik.

IHSG Diproyeksi Bergerak Konsolidasi, Cek Saham BREN, TOBA, hingga CTRA

IHSG diprediksi bergerak konsolidasi di rentang 8.080-8.180. Saham pilihan: BREN, TOBA, CTRA. Investor menanti data cadangan devisa dan pidato The Fed.

Pelemahan Rupiah Berisiko Tahan Laju IHSG, Cek Rekomendasi Saham BRI Danareksa

Pelemahan rupiah berisiko menekan laju IHSG hari ini, Kamis (25/9/2025). Analis BRI Danareksa rekomendasikan beli saham BUMI, NCKL, dan DKFT, serta jual MAPI.