Saham emiten migas RATU & ENRG cs ditutup variatif usai tersengat konflik AS-Venezuela
Saham migas bervariasi usai konflik AS-Venezuela; investor disarankan fokus pada emiten dengan kinerja keuangan baik untuk peluang jangka pendek.
Saham migas bervariasi usai konflik AS-Venezuela; investor disarankan fokus pada emiten dengan kinerja keuangan baik untuk peluang jangka pendek.
IHSG sesi I ditutup naik 0,65% ke level 8.804,84 dengan saham migas MEDC & ENRG menguat. Optimisme pasar didorong oleh Santa Claus Rally dan January Effect.
IHSG diprediksi menguat dengan saham AKRA, PTRO, ASII jadi perhatian. Optimisme ekonomi dan data positif mendukung kenaikan indeks ke 8.300-8.350.
Indeks Bisnis-27 naik 0,19% ke 543,07 didorong saham AKRA, ASII, KLBF, dan BBNI, meski IHSG turun tipis 0,03% ke 8.271,72 pada 24 Oktober 2025.
Indeks Bisnis-27 turun 0,27% pada 9/9/2025, saham bank besar seperti BCA dan Mandiri melemah akibat aksi jual.
Indeks Bisnis-27 dibuka turun 0,10% ke 523,71, meski saham ASII, BRPT, PGAS menguat.
Indeks Bisnis-27 naik 0,07% ke 517,24 meski IHSG turun 0,21% ke 7.869,59. Saham CPIN, BMRI, dan lainnya mendukung kenaikan, sementara IHSG melemah.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,84% ke 522,79, tertekan koreksi saham bank besar seperti BBCA dan BMRI.
Indeks Bisnis-27 naik 1% ke 538,54 pada Senin (25/8/2025) didorong saham SCMA yang melonjak 12% dan CTRA naik 5,45%.
Haryanto Adikoesoemo, anggota DEN dan Presiden Direktur AKR Corporindo (AKRA), akan menerima dividen Rp10,33 miliar dari AKRA pada 19 Agustus 2025.