Indeks Bisnis-27 dibuka lesu: saham MEDC, INDF & INCO masih melaju
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,62% ke 516,19, namun saham MEDC, INDF, dan INCO tetap menguat. Investor mencermati dinamika geopolitik dan data ekonomi.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,62% ke 516,19, namun saham MEDC, INDF, dan INCO tetap menguat. Investor mencermati dinamika geopolitik dan data ekonomi.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,46% ke 551,03, namun saham INKP, MYOR, dan BMRI tetap menguat. Pasar cenderung wait and see jelang perundingan AS-Iran.
Indeks Bisnis-27 melemah 0,91% ke 538,67, namun saham BUMI, INKP, dan MAPI tetap menguat. IHSG diprediksi bergerak sideways di 8.180-8.300.
Indeks Bisnis-27 naik 1,26% ke 562,56 pada 5 Januari 2025, didorong saham ADRO, INKP, dan UNTR. IHSG juga naik 1,27% ke ATH baru 8.859,19.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,97% ke 556,03 pada 29 Desember 2025, dengan saham ADMR dan INKP naik signifikan. Sebanyak 14 saham menguat, 9 melemah, dan 4 stagnan.
IHSG diprediksi melemah pekan depan, saham pilihan analis: ENRG, SIDO, ISAT, MEDC. Rekomendasi buy on weakness untuk saham-saham tersebut.
Indeks Bisnis-27 melemah 0,19% ke 545,76 pada 12 Desember 2025, dipengaruhi penurunan saham BBCA, BMRI, dan BRPT. IHSG juga bergerak ke zona merah.
Indeks Bisnis-27 melemah 0,84% ke 549,14, namun saham BUMI, MIKA, dan KLBF tetap menguat. Sebanyak 7 saham naik, 20 turun pada 13 November 2025.
IHSG diprediksi bullish, menguji level 8.500. Saham ELSA, INKP, dan MYOR jadi pilihan. Waspadai profit taking, konsolidasi di 8.350-8.450.
Indeks Bisnis-27 naik 0,35% ke 550,62; saham BBCA, BBNI, ASII menguat. IHSG naik 0,69% ke 8.394,59 dengan transaksi Rp15,51 triliun.