Deretan sektor saham potensial cuan saat suku bunga BI ditahan
Bank Indonesia menahan suku bunga di 4,75%, membuka peluang sektor saham konsumsi, ekspor, dan energi untuk cuan di tengah volatilitas pasar.
Bank Indonesia menahan suku bunga di 4,75%, membuka peluang sektor saham konsumsi, ekspor, dan energi untuk cuan di tengah volatilitas pasar.
Tahun Kuda Api 2026 diprediksi menguntungkan saham telekomunikasi, didorong peningkatan ARPU dan lelang frekuensi 5G.
Dividen jumbo emiten blue chip belum cukup menahan arus keluar dana asing dari pasar saham Indonesia, meski prospek fundamental tetap solid di 2025.
Indeks Bisnis-27 dibuka menguat 1,7% ke 529,30, dengan saham AMRT, JPFA, dan MYOR naik signifikan. Tekanan jual asing mereda, IHSG berpeluang rebound.
Sejumlah sektor diperkirakan memiliki peluang pertumbuhan yang menarik untuk tahun 2026, usai reli saham konglo tahun ini.
Mandiri Sekuritas optimis IHSG capai 9.000, didorong investor ritel dan sektor konsumer, perbankan, telekomunikasi, ritel, serta pertambangan.
Saham teknologi memimpin 2025, sektor konsumer, properti, dan keuangan diprediksi naik pada 2026. IHSG bisa tembus 10.500 dengan stabilitas ekonomi.
IHSG diproyeksikan tembus 9.000 pada 2026, dengan sektor konsumer, perbankan, dan telekomunikasi sebagai pendorong utama. Proyeksi ini didukung oleh pertumbuhan laba emiten dan insentif fiskal pemerintah.
Saham IDXBUMN20 berpotensi menguat didukung buyback, dividen, dan harga komoditas, meski tantangan kebijakan dan risiko sektor energi tetap ada.
IHSG cetak rekor tertinggi, IPOT rekomendasikan saham BBCA, TLKM, EMTK, dan obligasi PBS38, PBS3. Fokus pada sektor perbankan, telekomunikasi, dan infrastruktur.