Indeks Bisnis-27 ditutup merah terbebani pelemahan saham BRPT, ADMR & MEDC
Indeks Bisnis-27 turun 1,38% ke 487,48 pada 2 April 2026, dipicu pelemahan saham BRPT, ADMR, dan MEDC. IHSG juga melemah 2,19% ke 7.026,78.
Indeks Bisnis-27 turun 1,38% ke 487,48 pada 2 April 2026, dipicu pelemahan saham BRPT, ADMR, dan MEDC. IHSG juga melemah 2,19% ke 7.026,78.
IHSG dibuka melemah 0,45% ke 7.153, tertekan saham BREN dan INCO. Sentimen global dan domestik mempengaruhi, sementara aturan free float BEI diperbarui.
IHSG diprediksi rawan koreksi meski sebelumnya menguat 1,93%. Saham ARCI, BBYB, DEWA, dan INET direkomendasikan untuk dibeli saat melemah.
Indeks Bisnis-27 melemah 0,01% ke 483,09 pada 31 Maret 2026, dipicu penurunan saham MEDC, BUMI, dan JPFA, sementara IHSG turun 0,61% ke 7.048,22.
Indeks Bisnis-27 melemah 2,02% ke 486,06 pada 13 Maret 2026, tertekan saham INCO dan BRPT. Saham ADMR, HEAL, dan AMRT menguat. IHSG diprediksi koreksi.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,62% ke 516,19, namun saham MEDC, INDF, dan INCO tetap menguat. Investor mencermati dinamika geopolitik dan data ekonomi.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah di level 584,18, tertekan oleh penurunan saham NCKL, INCO, dan MEDC. IHSG juga melemah, bergerak di rentang 8.206-8.241.
Indeks Bisnis-27 naik 0,25% ke 545,33 pada 12/2/2026, dipimpin saham INCO, NCKL, UNTR. IHSG berpotensi lanjut naik, waspadai koreksi ke 8.155-8.239.
Indeks Bisnis-27 ditutup menguat 0,09% ke level 565,37 pada hari ini, Senin (26/1/2026) didorong oleh saham TLKM, ANTM, dan NCKL.
Glencore tercatat melepas sejumlah saham CITA dan NCKL, masing-masing sebanyak 248.400 lembar dan 53,09 juta lembar per 20 Januari 2026.