Menanti musim panen dividen, potensi rebound IHSG terbuka pada April
IHSG berpotensi rebound pada April 2026 didorong musim dividen dan rebalancing portofolio, meski tekanan global dan domestik masih membayangi.
IHSG berpotensi rebound pada April 2026 didorong musim dividen dan rebalancing portofolio, meski tekanan global dan domestik masih membayangi.
IHSG diprediksi bearish pekan depan akibat sentimen global dan domestik, termasuk konflik Timur Tengah dan data ekonomi penting.
Bank Indonesia menahan penurunan suku bunga akibat konflik Timur Tengah yang memicu inflasi dan arus modal keluar, menjaga BI Rate di 4,75% untuk stabilitas ekonomi.
Bank Indonesia waspada terhadap inflasi akibat konflik Timur Tengah dan kemarau panjang, meski inflasi masih dalam target 2,5±1%. Monitoring ketat dilakukan.
Bank Indonesia menahan suku bunga acuan 4,75% di RDG Maret 2026 untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian global dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
IHSG berpotensi koreksi akibat konflik AS-Iran. Rekomendasi saham: MEDC, UNTR, GOTO. Harga minyak naik, bursa Asia bervariasi.
IHSG rebound 2,03% ke 7.730,54, saham CUAN, BUMI, BIPI menguat. Konflik Timur Tengah dan penurunan outlook Indonesia jadi sentimen negatif.
IHSG turun 1,6% akibat konflik AS-Iran, sementara saham ANTM, BRMS, dan EMAS naik. Investor diimbau tetap tenang dan fokus pada analisis fundamental.
Bank Indonesia siap menjaga stabilitas rupiah di tengah konflik AS-Israel-Iran, dengan intervensi pasar dan kebijakan moneter untuk mengatasi dampak ekonomi.
IHSG melemah 1,41% akibat ketegangan AS-Iran. BEI imbau investor tetap rasional dan fokus pada fundamental. Saham energi naik di tengah ketidakpastian.