Fokus investor beralih ke dividen, indeks IDX high dividend memanas
Investor kini fokus pada saham dengan dividen tinggi, mendorong indeks IDX High Dividend 20 naik 4,93% YtD di 2026. Strategi ini mengamankan posisi sebelum RUPS.
Investor kini fokus pada saham dengan dividen tinggi, mendorong indeks IDX High Dividend 20 naik 4,93% YtD di 2026. Strategi ini mengamankan posisi sebelum RUPS.
Investor berebut saham royal dividen jelang RUPS, didorong potensi dividen tinggi dan harga saham terdiskon. IDX High Dividend 20 naik 4,93% YtD.
IHSG berpeluang rebound ke kisaran 8.440–8.503 pada perdagangan Jumat (20/2/2026). Saham AMMN, CMRY, TINS, dan TKIM direkomendasikan analis hari ini.
IHSG diprediksi menguat pada hari puasa pertama, 19 Februari 2026, dengan rekomendasi saham BUVA, COIN, INET, dan PANI untuk strategi “Buy on Weakness”.
IHSG diprediksi menguat ke level 8.377-8.440 setelah libur Imlek, dengan saham INDY, ISAT, MAPI, dan UNTR menjadi rekomendasi analis.
Investor asing Ifonti.com sell Rp14,46 triliun hingga Februari 2026, memicu tekanan IHSG. Peluang buy on weakness terbuka pada saham fundamental kuat pasca rebalancing MSCI.
Sejumlah saham di BEI memiliki PER tinggi, namun tetap layak investasi jika didukung pertumbuhan EPS yang kuat dan sektor strategis seperti teknologi dan energi terbarukan.
IHSG diprediksi konsolidasi pekan depan; saham BSDE, ANTM, dan lainnya direkomendasikan untuk dicermati dengan strategi buy on weakness.
IHSG berpotensi menguat ke level 9.123-9.151 setelah mencapai all time high 9.133, meski volume beli mulai menurun. Cermati saham INET, JPFA & SMRA.
IHSG pekan ini diprediksi akan melanjutkan koreksi dengan potensi menguji level 8.500 hingga 8.550. Cek rekomendasi saham ENRG, SIDO, hingga MEDC.