Investor asing terus keluar dari pasar saham, net sell sentuh Rp14,46 triliun

Investor asing Ifonti.com sell Rp14,46 triliun hingga Februari 2026, memicu tekanan IHSG. Peluang buy on weakness terbuka pada saham fundamental kuat pasca rebalancing MSCI.

Banyak saham valuasi PER tinggi, masih layak investasi?

Sejumlah saham di BEI memiliki PER tinggi, namun tetap layak investasi jika didukung pertumbuhan EPS yang kuat dan sektor strategis seperti teknologi dan energi terbarukan.

Rekomendasi saham pekan depan saat IHSG diramal konsolidasi, ada BSDE & ANTM cs

IHSG diprediksi konsolidasi pekan depan; saham BSDE, ANTM, dan lainnya direkomendasikan untuk dicermati dengan strategi buy on weakness.

IHSG hari ini berpeluang sentuh ATH baru ke 9.151, cermati saham INET, JPFA & SMRA

IHSG berpotensi menguat ke level 9.123-9.151 setelah mencapai all time high 9.133, meski volume beli mulai menurun. Cermati saham INET, JPFA & SMRA.

IHSG rawan lanjut koreksi, cek rekomendasi saham AADI, BRPT, ISAT, dan SIDO

IHSG diprediksi rawan koreksi di rentang 8.464-8.560 dengan potensi penurunan lebih dalam ke area 8.000an. Cek rekomendasi saham AADI, BRPT hingga SIDO.

Waspada jalan IHSG menuju 9.000 dibayangi arah kebijakan moneter The Fed

IHSG berpotensi tembus 9.000 akhir 2025, namun dibayangi kebijakan The Fed. Investor disarankan buy on weakness pada saham fundamental kuat.

IHSG Berpeluang Menguat ke 8.539, MNC Sekuritas Rekomendasikan ESSA hingga WINS

IHSG berpotensi menguat ke 8.539 meski risiko koreksi ada. MNC Sekuritas rekomendasikan saham ESSA, HRTA, SSMS, dan WINS untuk perdagangan.