Saham pilihan BNI Sekuritas saat IHSG hari ini (31/3) berpotensi menguat terbatas
IHSG diprediksi menguat terbatas di tengah tekanan global. BNI Sekuritas merekomendasikan saham INCO, ENRG, BIPI, RATU, RAJA, dan BULL.
IHSG diprediksi menguat terbatas di tengah tekanan global. BNI Sekuritas merekomendasikan saham INCO, ENRG, BIPI, RATU, RAJA, dan BULL.
MNC Sekuritas merekomendasikan saham CUAN, DSNG, UNTR, dan AMRT saat IHSG lesu. Strategi buy on weakness untuk CUAN, DSNG, UNTR, dan sell on strength untuk AMRT.
IHSG berpotensi uji level 7.200 usai libur Lebaran. Saham pilihan: BBYB, EXCL, MBMA, HRTA. Rekomendasi buy on weakness untuk perdagangan 25 Maret 2026.
Investor kini fokus pada saham dengan dividen tinggi, mendorong indeks IDX High Dividend 20 naik 4,93% YtD di 2026. Strategi ini mengamankan posisi sebelum RUPS.
Investor berebut saham royal dividen jelang RUPS, didorong potensi dividen tinggi dan harga saham terdiskon. IDX High Dividend 20 naik 4,93% YtD.
IHSG berpeluang rebound ke kisaran 8.440–8.503 pada perdagangan Jumat (20/2/2026). Saham AMMN, CMRY, TINS, dan TKIM direkomendasikan analis hari ini.
IHSG diprediksi menguat pada hari puasa pertama, 19 Februari 2026, dengan rekomendasi saham BUVA, COIN, INET, dan PANI untuk strategi “Buy on Weakness”.
IHSG diprediksi menguat ke level 8.377-8.440 setelah libur Imlek, dengan saham INDY, ISAT, MAPI, dan UNTR menjadi rekomendasi analis.
Investor asing Ifonti.com sell Rp14,46 triliun hingga Februari 2026, memicu tekanan IHSG. Peluang buy on weakness terbuka pada saham fundamental kuat pasca rebalancing MSCI.
Sejumlah saham di BEI memiliki PER tinggi, namun tetap layak investasi jika didukung pertumbuhan EPS yang kuat dan sektor strategis seperti teknologi dan energi terbarukan.