Lesunya pasar komoditas membebani laju IHSG menuju rekor ATH baru
IHSG sesi I melemah tipis 0,002% ke 8.649. Lesunya harga komoditas dan pelemahan pasar global menghambat laju indeks menuju rekor ATH baru.
IHSG sesi I melemah tipis 0,002% ke 8.649. Lesunya harga komoditas dan pelemahan pasar global menghambat laju indeks menuju rekor ATH baru.
IHSG berisiko melemah ke level 8.464-8.560 pada hari ini, Senin (15/12/2025) setelah sebelumnya menguat ke 8.660. Cermati saham CBDK, HRUM hingga RATU.
IHSG diprediksi rawan koreksi ke level 8.000. MNC Sekuritas rekomendasikan saham ELSA, CBDK, HRUM, dan RATU untuk strategi investasi.
Permintaan pasar terhadap obligasi korporasi diproyeksikan akan cenderung positif pada tahun mendatang.
IHSG sepekan menguat 0,32% ke level 8.660,49 dengan rata-rata nilai transaksi harian BEI naik 41,95% menjadi Rp30,29 triliun.
Pasar modal Indonesia telah berkembang pesat selama 4 dekade terakhir dengan inovasi perdagangan saham, peningkatan jumlah investor, dan rekor IHSG.
Mandiri Sekuritas optimis IHSG capai 9.000, didorong investor ritel dan sektor konsumer, perbankan, telekomunikasi, ritel, serta pertambangan.
IHSG diprediksi menguat ke level 8.734 didukung ekspektasi pelonggaran The Fed dan ekonomi solid.
IHSG diprediksi menguat didorong akumulasi asing dan potensi pelonggaran moneter The Fed. Investor disarankan buy on weakness pada saham uptrend.
IHSG naik 1,46% pekan ini, didukung saham FILM, MORA, dan TLKM. Kapitalisasi pasar BEI naik 1,39% Ifonti.com buy asing Rp2,48 triliun.