Berburu sektor potensial saat IHSG diteropong tembus 9.000 pada 2026

IHSG diproyeksikan tembus 9.000 pada 2026, dengan sektor konsumer, perbankan, dan telekomunikasi sebagai pendorong utama. Proyeksi ini didukung oleh pertumbuhan laba emiten dan insentif fiskal pemerintah.

IHSG Makin Perkasa jelang Tutup Tahun, Tenaga Investor Domestik Solid

IHSG mencapai rekor tertinggi di akhir 2025 berkat dukungan investor domestik meski Ifonti.com sell asing. Stimulus pemerintah dan likuiditas lokal jadi pendorong utama.

IHSG Terkoreksi, Saham TPIA PANI BREN Justru Melesat!

IHSG ditutup melemah 0,07% ke 8.414,35 pada 21 November 2025, meski saham TPIA, PANI, dan BREN tetap hijau. Market cap mencapai Rp15.421 triliun.

IHSG Dibuka Menguat, Saham BUMI, GOTO hingga BBCA ke Zona Hijau

IHSG dibuka menguat 0,25% ke 8.392,28, saham BUMI, GOTO, dan BBCA naik. Pasar didorong data penjualan ritel positif dan ekspektasi global.

Intip Sektor Saham Andalan Analis Kala IHSG Rajin Cetak Rekor

IHSG mencetak rekor baru, sektor saham konsumer dan perbankan diprediksi moncer akhir tahun 2025, didorong stimulus pemerintah dan penurunan suku bunga.

IHSG Sesi I Menguat Usai Ekonomi RI Naik 5,04% Kuartal III/2025

IHSG sesi I naik 0,26% ke 8.263,12 usai ekonomi tumbuh 5,04% di Q3/2025. Sebanyak 266 saham menguat, dipimpin COIN, GOTO, dan BRMS.

IHSG Hari Ini Diramal Menguat, Cermati Saham AKRA, PTRO hingga ASII

IHSG diprediksi menguat dengan saham AKRA, PTRO, ASII jadi perhatian. Optimisme ekonomi dan data positif mendukung kenaikan indeks ke 8.300-8.350.

Stabilitas Rupiah dan Net Buy Asing Dorong IHSG Makin Bertenaga

IHSG mencapai level tertinggi baru didorong stabilitas rupiah Ifonti.com buy asing, meski sempat terkoreksi. Sektor infrastruktur mendukung tren positif ini.