BI blak-blakan penyebab bank sentral rajin beli emas dan rupiah melemah

Bank Indonesia mengungkapkan investor beralih ke emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global dan fluktuasi rupiah. BI terus menjaga stabilitas rupiah melalui intervensi pasar.

Tekanan beruntun datang di awal tahun: Defisit melebar, rupiah anjlok, IHSG jeblok

Pemerintahan Prabowo Subianto menghadapi tekanan fiskal, moneter, dan finansial awal 2026. Defisit APBN melebar, rupiah melemah, dan IHSG anjlok.

IHSG turun ke 8.933 terseret koreksi saham ASII, BBCA hingga AMMN

IHSG turun 0,47% ke 8.933 akibat koreksi saham ASII, BBCA, dan AMMN. Investor asing catat beli bersih Rp24,2 miliar, sementara pasar fokus pada laporan keuangan Ifonti.com dan pertemuan FOMC The Fed.

Nilai tukar rupiah berbalik menguat, pengamat: BI kirim sinyal positif ke pasar

Rupiah menguat didorong pelemahan dolar AS dan sinyal positif BI. Stabilitas rupiah diprioritaskan BI melalui operasi pasar valas, meski risiko global dan isu fiskal tetap diwaspadai.

IHSG tertekan aksi profit taking

IHSG ditutup melemah 1,37% ke 8.895 karena aksi profit taking dan pelemahan rupiah. Pasar menanti intervensi BI dan stabilitas fiskal untuk menahan outflow.

Usai tahan BI rate 4,75%, kapan Bank Indonesia pangkas suku bunga acuan lagi?

Bank Indonesia diperkirakan masih akan memangkas suku bunga acuan beberapa kali hingga akhir 2026. Kapan saja prediksi waktunya?

Arah nilai tukar rupiah setelah Bank Indonesia tahan BI-Rate dalam RDG perdana 2026

Bank Indonesia menahan suku bunga acuan di 4,75% untuk menjaga stabilitas rupiah. Meski menguat, rupiah diprediksi melemah hingga Rp17.000 per dolar AS pada akhir 2026.

Jelang pengumuman BI rate, rupiah dibuka loyo ke level Rp16.957 per dolar AS

Rupiah melemah ke Rp16.957 per dolar AS jelang pengumuman BI Rate. Ekonom prediksi BI tahan suku bunga di 4,75% untuk stabilkan nilai tukar dan inflasi.

Deretan sektor saham yang untung dan buntung saat rupiah melemah dekati Rp17.000

Pelemahan rupiah mendekati Rp17.000 berdampak berbeda pada sektor saham. Sektor ekspor diuntungkan, sementara sektor impor tertekan biaya. IHSG tetap optimis.

HSBC ramal BI pangkas suku bunga 3 kali pada 2026

HSBC memprediksi Bank Indonesia akan memangkas suku bunga tiga kali pada 2026 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, dengan total penurunan 75 bps.