Meneropong arah IHSG imbas gonjang-ganjing tarif Trump

IHSG naik 1,5% di tengah pembatalan tarif Trump oleh MA AS, memicu arus beli asing. Investor disarankan fokus pada sektor consumer, energy, dan property.

Prediksi IHSG sepekan saat pasar keuangan masih berpotensi tertekan

IHSG diprediksi melemah menuju 7.750 pekan ini akibat sentimen global dan penurunan rating Indonesia. Ketidakpastian global dan isu fiskal menambah tekanan.

IHSG sesi I anjlok 5,31% ke 7.887, saham AMMN, BRPT hingga CUAN kompak merah

IHSG sesi I anjlok 5,31% ke 7.887,16 dengan 750 saham melemah, termasuk saham berkapitalisasi besar seperti AMMN, BRPT, dan CUAN yang turun lebih dari 10%.

Proyeksi IHSG pekan depan, pasar menanti sinyal suku bunga The Fed

IHSG pekan depan dipengaruhi stabilisasi rupiah dan arus dana asing. Pasar menanti suku bunga The Fed dan data ekonomi AS untuk menentukan arah risiko global.

Saham PANI hingga Prajogo Pangestu bawa IHSG hari ini (19/1) tembus ATH baru 9.133,87

IHSG ditutup menguat 0,64% ke ATH baru 9.133,87 pada 19 Januari 2026, dengan kapitalisasi pasar Rp16.670 triliun. Saham BUMI, BBCA, dan BBRI aktif diperdagangkan.

Sinyal Dovish The Fed dan Window Dressing Dorong Prospek IHSG Akhir 2025

IHSG diproyeksikan tetap menguat jelang penutupan 2025, didorong oleh window dressing, sentimen global, serta ekspektasi suku bunga The Fed.

IHSG Rekor Lagi! OJK Ungkap Rahasia di Balik Kenaikan

IHSG cetak rekor baru berkat sentimen global positif dan ekonomi domestik stabil, Ifonti.com buy asing Rp12,96 triliun dan 520.000 investor baru Oktober 2025.

IHSG Koreksi? Kata Menkeu Purbaya Soal Realisasi Keuntungan Saham

Menkeu Purbaya menilai koreksi IHSG akibat profit taking wajar terjadi. IHSG turun 2,57% ke 7.915,66, dipengaruhi sentimen global dan aksi broker.

IHSG Berisiko Sideways, Cermati Saham MIDI, AMRT hingga DKFT

IHSG diprediksi sideways di 8.100-8.300 akibat ketegangan dagang AS-China. Saham rekomendasi: MIDI, AMRT, DKFT. Perhatikan sentimen global dan domestik.