Rupiah tembus Rp17.105, BI tegaskan stabilitas jadi prioritas utama

Rupiah melemah ke Rp17.105/USD, BI prioritaskan stabilitas dengan strategi moneter di tengah ketidakpastian global dan konflik Timur Tengah.

IHSG ditutup anjlok 2,19% ke 7.026, saham BREN, BRPT & ADMR kompak ambrol

IHSG turun 2,19% ke 7.026, dipicu pelemahan saham BREN, BRPT, dan ADMR. Sentimen global dan domestik turut mempengaruhi. BEI perbarui aturan free float.

IHSG diproyeksi bearish pekan depan, simak faktor pemberatnya!

IHSG diprediksi bearish pekan depan akibat sentimen global dan domestik, termasuk konflik Timur Tengah dan data ekonomi penting.

IHSG diproyeksi bearish pekan depan, geopolitik hingga MSCI jadi sentimen

IHSG diprediksi bearish pekan depan akibat ketidakpastian geopolitik, volatilitas komoditas, dan arus dana asing. Fokus pada data ekonomi dan keputusan MSCI.

Momentum Ramadan tak otomatis bikin investor beralih ke saham syariah, ini alasannya

Momentum Ramadan tidak otomatis membuat investor beralih ke saham syariah; fokus utama tetap pada potensi return, bukan aspek syariah.

IHSG hari ini (10/3) diproyeksi rebound, cek saham UNTR, MAPI, hingga LSIP

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan dapat melakukan rebound hari ini, dengan sejumlah saham seperti UNTR, MAPI, hingga LSIP menjadi pilihan.

Rebound IHSG di tengah volatilitas, ini sinyalnya

IHSG rebound 1,76% di tengah volatilitas global. Kenaikan komoditas & valuasi saham murah jadi katalis. Investor disarankan akumulasi saham berfundamental kuat.

Meneropong arah IHSG imbas gonjang-ganjing tarif Trump

IHSG naik 1,5% di tengah pembatalan tarif Trump oleh MA AS, memicu arus beli asing. Investor disarankan fokus pada sektor consumer, energy, dan property.

Prediksi IHSG sepekan saat pasar keuangan masih berpotensi tertekan

IHSG diprediksi melemah menuju 7.750 pekan ini akibat sentimen global dan penurunan rating Indonesia. Ketidakpastian global dan isu fiskal menambah tekanan.

IHSG sesi I anjlok 5,31% ke 7.887, saham AMMN, BRPT hingga CUAN kompak merah

IHSG sesi I anjlok 5,31% ke 7.887,16 dengan 750 saham melemah, termasuk saham berkapitalisasi besar seperti AMMN, BRPT, dan CUAN yang turun lebih dari 10%.