IHSG lesu di akhir tahun, ARTO, TLKM, & ANTM cs masuk radar analis
IHSG melemah 0,55% di tengah volume perdagangan akhir tahun yang lesu. Saham ARTO, TLKM, ANTM, dan ASII direkomendasikan analis untuk strategi trading.
IHSG melemah 0,55% di tengah volume perdagangan akhir tahun yang lesu. Saham ARTO, TLKM, ANTM, dan ASII direkomendasikan analis untuk strategi trading.
IHSG diproyeksikan tembus 9.000 pada 2026, dengan sektor konsumer, perbankan, dan telekomunikasi sebagai pendorong utama. Proyeksi ini didukung oleh pertumbuhan laba emiten dan insentif fiskal pemerintah.
IHSG diprediksi menguat 17/11/2025, pantau saham HRTA, ESSA, SSMS. Analis rekomendasikan buy on weakness dengan target harga spesifik.
Mirae Asset Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi tembus 8.246 pada 2025 dengan saham unggulan di sektor otomotif, energi, teknologi, dan konsumer.
IHSG turun 3,31% ke 7.571 pada Senin (1/9) akibat ketidakpastian politik domestik dan global. Investor waspada, fokus pada demo dan kebijakan otoritas.
Analis memproyeksikan IHSG bergerak terbatas hingga akhir 2025, dengan target konservatif 7.500 dan skenario terbaik 8.000, dipengaruhi sentimen global dan domestik.
Analis merevisi target IHSG mendekati 8.000 karena reli saham dan masuknya investor asing. BRI Danareksa, Kiwoom, dan Infovesta optimis, meski waspada koreksi.
IHSG dibuka menguat ke 7.913,85 pada 14/8/2025, didorong saham TLKM, BREN, DSSA. Proyeksi menuju 8.000 dengan dukungan aliran dana asing dan indikator teknikal positif.
IHSG berpotensi tembus 8.000 saat HUT ke-48 Pasar Modal RI, didorong penurunan suku bunga dan stabilitas makro.