IHSG anjlok 7,89% sepekan, saham ITMG, AADI, hingga UNTR jadi penahan
Sektor energi mendominasi jajaran top leaders di tengah penguapan kapitalisasi pasar bursa senilai Rp1.160 triliun sepanjang perdagangan 2 – 6 Maret 2026.
Sektor energi mendominasi jajaran top leaders di tengah penguapan kapitalisasi pasar bursa senilai Rp1.160 triliun sepanjang perdagangan 2 – 6 Maret 2026.
Konflik AS-Iran memicu kenaikan harga batu bara, menguntungkan saham sektor ini seperti ITMG dan PTBA dalam jangka pendek. Investor disarankan akumulasi beli.
IHSG turun 0,46% ke 8.951 pada 23/1/2026, dipengaruhi saham AMMN dan BRPT. Sebanyak 521 saham melemah, sementara 200 saham menguat.
IHSG diperkirakan akan bergerak terkonsolidasi sekitar level 9.000 pada pekan depan, dengan tiga saham menjadi pilihan seperti JPFA, BBRI, dan AADI
IHSG diprediksi rawan koreksi di rentang 8.464-8.560 dengan potensi penurunan lebih dalam ke area 8.000an. Cek rekomendasi saham AADI, BRPT hingga SIDO.
Pada tahun 2026, saham sektor energi dan peternakan diprediksi menarik bagi investor yang mengejar dividen.
Pasar saham Indonesia diproyeksikan cerah pada 2026, saham batu bara dan perbankan menarik bagi pemburu dividen.
IHSG menguat 0,52% pekan ini, namun saham PURI, DKFT, dan AADI milik Boy Thohir termasuk top losers dengan penurunan harga signifikan.
Boy Thohir berpotensi meraih Rp227,38 miliar dari dividen interim Adaro Andalan (AADI) pada 2025, dengan kepemilikan 5,83% saham.
Adaro Andalan (AADI) akan membagikan dividen interim US$250 juta pada 27 November 2025. Pemegang saham tercatat per 19 November 2025 berhak atas dividen.