Fluktuasi tinggi IHSG ambles 2% saat perdagangan intraday, apa penyebabnya?

IHSG turun 2% pada perdagangan intraday 12 Januari 2026 akibat ketegangan AS-Iran, aksi profit taking, dan stagnasi data CPI. Saham energi terkoreksi signifikan.

IHSG sesi I hari ini (12/1) menguat 0,13%, saham konglomerat beterbangan

IHSG sesi I 12/1/2026 naik 0,13% ke 8.947,96. Saham konglomerat seperti MNC dan Bakrie menguat, sementara saham Prajogo Pangestu melemah. Analis prediksi IHSG sesi II di rentang 8.900-9.000.

Indeks Bisnis-27 dibuka menguat, saham ADRO, HEAL hingga BRPT melaju

Indeks Bisnis-27 menguat 0,32% ke 565,01 pada 8 Januari 2026, didorong saham ADRO, HEAL, dan BRPT. Sebanyak 20 saham naik, 6 turun, dan 1 stagnan.

IHSG hari ini (9/12) dibuka menguat: saham Bakrie hingga GOTO pendorong laju di zona hijau

IHSG menguat 0,06% ke 8.715,83 pada 9 Desember 2025, didorong saham Bakrie dan GOTO. Transaksi mencapai Rp1,03 triliun dengan 2,23 miliar saham diperdagangkan.

IHSG Koreksi? Kata Menkeu Purbaya Soal Realisasi Keuntungan Saham

Menkeu Purbaya menilai koreksi IHSG akibat profit taking wajar terjadi. IHSG turun 2,57% ke 7.915,66, dipengaruhi sentimen global dan aksi broker.