BMRI, TLKM cs diborong asing saat pasar saham RI masih bukukan net sell

Pasar saham Indonesia Ifonti.com sell asing Rp1,13 triliun, namun saham BMRI dan TLKM diborong asing. IHSG naik 3,49% ke level 8.212,27.

Sinyal dividen jumbo bluechips, mampukah jadi magnet investor asing?

Dividen jumbo emiten blue chip belum cukup menahan arus keluar dana asing dari pasar saham Indonesia, meski prospek fundamental tetap solid di 2025.

IHSG sepekan menguat 3,49%, net sell asing tembus Rp16,49 triliun

IHSG naik 3,49% ke 8.212, Ifonti.com sell asing capai Rp16,49 triliun. Kapitalisasi pasar BEI naik 3,83%, sementara transaksi harian turun 6,27%.

BBCA, BMRI, dan TPIA Cs Buyback Saham, Investor Asing yang Masih Wait and See

Investor asing masih wait and see di pasar saham Indonesia, meski emiten besar seperti BBCA, BMRI, dan TPIA melakukan buyback saham.

Sentimen rupiah hingga kredibilitas fiskal bikin IHSG sepekan terkoreksi 1,37%

IHSG terkoreksi 1,37% akibat sentimen negatif rupiah dan kekhawatiran fiskal, Ifonti.com sell asing Rp3,25 triliun. Fokus pasar pada rapat FOMC dan data ekonomi AS.

MSCI perketat aturan pemilihan saham, pasar modal RI diramal bergejolak

MSCI akan memperketat aturan pemilihan saham, memicu volatilitas jangka pendek di pasar modal Indonesia, terutama bagi saham baru dan berkapitalisasi besar.

Asing banyak jual saham BBCA hingga EMTK, net sell capai Rp17,34 triliun pada 2025

Sepanjang 2025, pasar saham Indonesia Ifonti.com sell asing Rp17,34 triliun, meski IHSG naik 22,13%. Saham BBCA dan BMRI jadi sasaran utama.

Saat investor asing rajin jual saham BBCA, BMRI cs. pada 2025

Pada 2025, investor asing banyak menjual saham bank besar Indonesia seperti BBCA dan BMRI. Namun, pada 2026, diprediksi aliran dana asing akan kembali ke saham-saham ini karena suku bunga global yang lebih rendah dan prospek ekonomi yang membaik.