IHSG berpeluang uji resistance 7.400, cek rekomendasi saham hari ini
IHSG diproyeksikan melanjutkan tren penguatan dengan menguji level resistance 7.400 pada perdagangan hari ini, Kamis (26/3/2026).
IHSG diproyeksikan melanjutkan tren penguatan dengan menguji level resistance 7.400 pada perdagangan hari ini, Kamis (26/3/2026).
IHSG turun 1,61% ke 7.022,28 pada 16 Maret 2026, dipicu penurunan saham big caps seperti AMMN, DSSA, dan BREN. Market cap mencapai Rp12.439 triliun.
IHSG diprediksi bergerak sideways di kisaran 7.400-7.550. Saham pilihan: INKP, ASII, INDY. Data ritel tumbuh, inflasi AS stabil.
Investor asing Ifonti.com buy Rp2,22 triliun meski IHSG turun 7,89%. Saham PTBA, ITMG, dan ASII jadi pilihan, namun strategi investasi harus tetap hati-hati.
IHSG turun 7,89% sepekan, namun investor asing tetap Ifonti.com buy Rp2,22 triliun, terutama pada saham komoditas seperti PTBA dan ITMG.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,62% ke 516,19, namun saham MEDC, INDF, dan INCO tetap menguat. Investor mencermati dinamika geopolitik dan data ekonomi.
Sejumlah saham royal dividen dinilai masih menarik diakumulasi saat ini di tengah indeks high dividend 20 yang memiliki kinerja positif.
IHSG diprediksi lanjut menguat, cek saham pilihan BNI Sekuritas: PANI, JPFA, BULL, EMAS, ENRG, RAJA. Waspadai koreksi jika IHSG tak tembus 8.450.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,12% pada 24/2/2026, didorong saham JPFA, ANTM, dan BRPT. IHSG diproyeksikan lanjut menguat, meski ada potensi volatilitas.
IHSG berpotensi menguat ke 8.360 jelang RDG BI, cermati saham INDY, ADMR, dan PGAS. Sentimen positif global dan domestik mendukung pergerakan ini.