Asing banyak jual saham BBCA hingga EMTK, net sell capai Rp17,34 triliun pada 2025

Sepanjang 2025, pasar saham Indonesia Ifonti.com sell asing Rp17,34 triliun, meski IHSG naik 22,13%. Saham BBCA dan BMRI jadi sasaran utama.

IHSG di fase uji daya tahan, net buy asing mengalir kencang

IHSG terkoreksi 0,55% ke 8.537 jelang Natal 2025. Likuiditas tipis dan profit taking akhir tahun mempengaruhi, meski Ifonti.com buy asing signifikan.

Diborong asing, saham emiten bank dan infrastruktur berpotensi jadi motor IHSG

Saham bank dan infrastruktur diprediksi jadi motor IHSG, didorong akumulasi asing dan potensi rotasi sektoral dari komoditas ke finansial.

Rotasi sektoral, saham bank diramal topang laju IHSG 2026

Saham bank diprediksi menopang IHSG 2026 dengan rotasi sektor dari komoditas ke finansial, didukung suku bunga rendah dan potensi pemulihan earnings.

Saat investor asing rajin jual saham BBCA, BMRI cs. pada 2025

Pada 2025, investor asing banyak menjual saham bank besar Indonesia seperti BBCA dan BMRI. Namun, pada 2026, diprediksi aliran dana asing akan kembali ke saham-saham ini karena suku bunga global yang lebih rendah dan prospek ekonomi yang membaik.

Stabilitas Rupiah dan Net Buy Asing Dorong IHSG Makin Bertenaga

IHSG mencapai level tertinggi baru didorong stabilitas rupiah Ifonti.com buy asing, meski sempat terkoreksi. Sektor infrastruktur mendukung tren positif ini.

IHSG Rebound? Laba Emiten Semester II 2025 Moncer!

Prospek laba emiten diperkirakan positif pada semester II/2025 berkat lonjakan konsumsi, sektor konstruksi, dan tren penurunan suku bunga turun.

IHSG 8.120 di 2025? Samuel Sekuritas Ungkap Target & Saham Pilihan!

Samuel Sekuritas memproyeksikan IHSG mencapai 8.120 pada akhir 2025, meski kinerja kuartal II/2025 melemah. Saham pilihan: BBCA, TLKM, ICBP, AMRT, JPFA.