Daftar saham LQ45 belum penuhi free float 15%, BREN, SCMA, hingga UNVR

Enam saham LQ45, termasuk BREN dan UNVR, belum penuhi free float 15%, mempengaruhi likuiditas dan sensitivitas harga. Cocok bagi investor siap risiko tinggi.

Deretan sektor saham potensial cuan saat suku bunga BI ditahan

Bank Indonesia menahan suku bunga di 4,75%, membuka peluang sektor saham konsumsi, ekspor, dan energi untuk cuan di tengah volatilitas pasar.

Tahun Baru Imlek, pilah-pilih saham potensial cuan tahun kuda api

Saham sektor konsumer, ritel, dan telekomunikasi diprediksi menguat usai Imlek dan jelang Ramadan, sementara sektor perbankan alami normalisasi.

Likuiditas pasar dinilai tetap solid meski IPO BUMN absen pada 2026

Likuiditas pasar modal Indonesia tetap solid meski IPO BUMN absen pada 2026, berkat fokus pada reformasi struktur pasar dan peningkatan free float.

Investor asing terus keluar dari pasar saham, net sell sentuh Rp14,46 triliun

Investor asing Ifonti.com sell Rp14,46 triliun hingga Februari 2026, memicu tekanan IHSG. Peluang buy on weakness terbuka pada saham fundamental kuat pasca rebalancing MSCI.

Asa indeks LQ45 lampaui performa IHSG usai rebalancing

Indeks LQ45 diprediksi mengungguli IHSG pada 2026 usai rebalancing, didorong oleh masuknya saham baru dan sektor energi terbarukan yang menarik investor.

Proyeksi IHSG pekan depan, pasar menanti sinyal suku bunga The Fed

IHSG pekan depan dipengaruhi stabilisasi rupiah dan arus dana asing. Pasar menanti suku bunga The Fed dan data ekonomi AS untuk menentukan arah risiko global.

IHSG diproyeksi konsolidasi pada level 9.000 pekan depan, cermati saham JPFA, BBRI, dan AADI

IHSG diperkirakan akan bergerak terkonsolidasi sekitar level 9.000 pada pekan depan, dengan tiga saham menjadi pilihan seperti JPFA, BBRI, dan AADI

Asing banyak jual saham BBCA hingga EMTK, net sell capai Rp17,34 triliun pada 2025

Sepanjang 2025, pasar saham Indonesia Ifonti.com sell asing Rp17,34 triliun, meski IHSG naik 22,13%. Saham BBCA dan BMRI jadi sasaran utama.

IHSG di fase uji daya tahan, net buy asing mengalir kencang

IHSG terkoreksi 0,55% ke 8.537 jelang Natal 2025. Likuiditas tipis dan profit taking akhir tahun mempengaruhi, meski Ifonti.com buy asing signifikan.