Asing net buy Rp1,06 triliun awal 2026, saham BUMI, GOTO, hingga DEWA jadi incaran
Investor asing Ifonti.com buy Rp1,06 triliun di awal 2026, dengan saham BUMI, GOTO, dan DEWA menjadi incaran, seiring penguatan IHSG dan kepercayaan makro.
Investor asing Ifonti.com buy Rp1,06 triliun di awal 2026, dengan saham BUMI, GOTO, dan DEWA menjadi incaran, seiring penguatan IHSG dan kepercayaan makro.
IHSG ditutup menguat 1,25% ke level 8.644,26 dengan nilai transaksi mencapai Rp22,46 triliun dan volume 38,96 miliar lembar. Saham DEWA, ANTM & BULL kinclong.
IDX High Dividend 20 melemah 0,19% di 2025, berbanding terbalik dengan IHSG yang naik 20,59%, efek dari fundamental konstituen yang tidak sesuai ekspektasi
IHSG dibuka naik ke 8.607,04 pada 24 Desember 2025, dengan saham BBCA dan INCO menguat meski IHSG sempat melemah. IHSG diprediksi bergerak sideways.
Indeks Bisnis-27 dibuka menguat 0,62% ke 554,96, didorong oleh kenaikan saham ADRO, ADMR, TLKM, dan BBCA.
IHSG diprediksi menguat meski investor waspada jelang RDG BI. Saham AMRT, BRPT, dan SMDR jadi pilihan. BI Rate diperkirakan tetap di 4,75%.
IHSG dibuka menguat 0,66% ke 8.713 pada 10 Desember 2025, didorong oleh saham BBCA, BRPT, dan BMRI. IHSG diprediksi bergerak di 8.600-8.750.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,66% ke 550,51 pada 10 Desember 2025, didorong oleh lonjakan saham BUMI, TLKM, MYOR, dan MAPI. IHSG naik 0,53% ke 8.702,97.
IHSG diprediksi menguat ke level 8.734 didukung ekspektasi pelonggaran The Fed dan ekonomi solid.
Indeks Bisnis-27 naik 0,71% ke 550,31, didorong saham HEAL, MAPI, UNTR. Sebanyak 14 saham menguat, 12 melemah.