BBCA, BRPT & BMRI cs kompak dibuka menguat, IHSG hari ini (10/12) melaju di zona hijau
IHSG dibuka menguat 0,66% ke 8.713 pada 10 Desember 2025, didorong oleh saham BBCA, BRPT, dan BMRI. IHSG diprediksi bergerak di 8.600-8.750.
IHSG dibuka menguat 0,66% ke 8.713 pada 10 Desember 2025, didorong oleh saham BBCA, BRPT, dan BMRI. IHSG diprediksi bergerak di 8.600-8.750.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,66% ke 550,51 pada 10 Desember 2025, didorong oleh lonjakan saham BUMI, TLKM, MYOR, dan MAPI. IHSG naik 0,53% ke 8.702,97.
IHSG naik 1,46% pekan ini, didukung saham FILM, MORA, dan TLKM. Kapitalisasi pasar BEI naik 1,39% Ifonti.com buy asing Rp2,48 triliun.
IHSG mencetak level ATH baru dengan membukukan penguatan sebesar 0,33% atau 28,40 poin menuju level 8.640,19 pada perdagangan hari ini, Kamis (4/12/2025).
Indeks Bisnis-27 naik 1,52% ke 558,14 pada 24/11/2025, didorong oleh saham TLKM, INDF, dan MEDC. IHSG juga menguat 1,85% ke 8.570,25.
Investor asing memburu saham blue chip seperti BMRI dan BBCA di akhir 2025, dengan inflow mencapai Rp3,9 triliun. IHSG naik 0,52% didorong suku bunga rendah dan stimulus.
Dana asing masuk ke pasar saham Indonesia, Ifonti.com buy Rp3,84 triliun pada 10-14 November 2025. Saham BREN dan INET jadi incaran utama.
Indeks Bisnis-27 melemah 0,84% ke 549,14, namun saham BUMI, MIKA, dan KLBF tetap menguat. Sebanyak 7 saham naik, 20 turun pada 13 November 2025.
Saham IDXBUMN20 berpotensi menguat didukung buyback, dividen, dan harga komoditas, meski tantangan kebijakan dan risiko sektor energi tetap ada.
Saham BREN dan BRMS jadi incaran asing usai masuk indeks MSCI, mendorong inflow dana asing ke pasar saham Indonesia. Faktor global dan domestik mendukung tren ini.