Rekomendasi saham untuk investor kala net sell asing tekan rupiah
Investor disarankan fokus pada saham fundamental kuat seperti BBRI, BMRI, TLKM, dan ADRO untuk Ifonti.com sell asing yang menekan rupiah dan IHSG.
Investor disarankan fokus pada saham fundamental kuat seperti BBRI, BMRI, TLKM, dan ADRO untuk Ifonti.com sell asing yang menekan rupiah dan IHSG.
IHSG turun 4,63% sepekan, saham MORA, BBRI, dan BBCA jadi top leaders, sementara AMMN dan DSSA jadi top laggards.
Indeks Bisnis-27 naik 0,16% ke 469,89 pada 22 April 2026, didorong saham DSNG, MEDC, JPFA. Total transaksi Rp5,524 triliun, volume 3,285 miliar saham.
IHSG berpotensi rebound ke level 7.270 pada perdagangan hari ini, Rabu (29/4/2026). Saham BRIS, EMAS, INET, dan TLKM direkomendasikan untuk dibeli saat melemah.
IHSG dibuka naik 0,58% ke 7.147, saham BBCA, BREN, TPIA menguat. Namun, IHSG berisiko terkoreksi karena aksi jual asing dan ketidakpastian geopolitik.
Saham BUMI, BBCA dan BRPT menjadi penopang utama penguatan Indeks Bisnis-27 yang naik 0,48% ke level 471,69.
IHSG turun 3,38% ke 7.129, dipicu pelemahan rupiah dan saham big caps seperti BBCA dan BREN. Konflik geopolitik dan harga minyak tinggi menambah tekanan.
IHSG turun 3,38% pada 24 April 2026 karena sentimen global dan aksi profit taking. Saham BBCA, BUMI, dan lainnya melemah. IHSG dalam fase konsolidasi.
Indeks Bisnis-27 turun 0,52% ke 494,45 karena sentimen global dan ketegangan geopolitik. Saham BBRI dan TLKM jadi penekan, sementara UNTR dan ASRI menguat.
IHSG dibuka menguat ke 7.671 pada 20 April 2026, dengan saham BBCA, BUMI, dan TLKM naik. IHSG diprediksi konsolidasi dengan resistance di 7.773.