IHSG sepekan melemah 1,37%, dana asing menguap Rp3,25 triliun

IHSG melemah 1,37% dalam sepekan hingga 23 Januari 2026, dengan dana asing keluar Rp3,25 triliun, dipicu aksi jual besar-besaran investor asing.

Saham PANI hingga Prajogo Pangestu bawa IHSG hari ini (19/1) tembus ATH baru 9.133,87

IHSG ditutup menguat 0,64% ke ATH baru 9.133,87 pada 19 Januari 2026, dengan kapitalisasi pasar Rp16.670 triliun. Saham BUMI, BBCA, dan BBRI aktif diperdagangkan.

Penyebab IHSG bergerak volatil meski berulang kali cetak rekor ATH

IHSG mengalami volatilitas meskipun mencetak rekor all time high karena rotasi sektoral dan posisi dekat resistance psikologis di level 9.000.

IHSG terus cetak ATH, sektor transportasi hingga energi berpeluang jadi penopang

IHSG terus mencetak rekor ATH didorong sentimen positif, sektor transportasi dan energi berpotensi menopang, meski ada risiko geopolitik global.

Dibayangi sentimen serangan AS ke Venezuela, IHSG masih berpeluang cetak ATH pekan ini

IHSG berpotensi cetak rekor baru meski dibayangi ketegangan AS-Venezuela, didorong January Effect dan akumulasi investor asing.

BI tahan suku bunga di 4,75%, momentum bullish IHSG melandai

Bank Indonesia menahan suku bunga di 4,75%, IHSG terkoreksi 0,11% ke 8.677. Meski bullish, momentum IHSG melambat dengan proyeksi konsolidasi jangka pendek.

IHSG Cetak Rekor Tertinggi Baru! Saham ASII, TLKM, BBRI Jadi Pendorong

IHSG mencetak level ATH baru dengan membukukan penguatan sebesar 0,33% atau 28,40 poin menuju level 8.640,19 pada perdagangan hari ini, Kamis (4/12/2025).