IHSG lesu di akhir tahun, ARTO, TLKM, & ANTM cs masuk radar analis
IHSG melemah 0,55% di tengah volume perdagangan akhir tahun yang lesu. Saham ARTO, TLKM, ANTM, dan ASII direkomendasikan analis untuk strategi trading.
IHSG melemah 0,55% di tengah volume perdagangan akhir tahun yang lesu. Saham ARTO, TLKM, ANTM, dan ASII direkomendasikan analis untuk strategi trading.
IHSG melemah 0,83% pada 22-24 Desember 2025, namun saham big caps seperti TLKM dan INCO menahan penurunan dengan kontribusi signifikan.
Saham DSSA, DCII, dan BRPT jadi pendorong utama IHSG 2025, mencetak rekor baru dengan kontribusi signifikan dari kenaikan harga saham sepanjang tahun.
Saham ANTM, MEDC, dan INCO naik jelang Natal 2025 meski Indeks Bisnis-27 turun 0,37% ke 550,68. Total transaksi mencapai Rp5,32 triliun.
IHSG dibuka melemah 0,02% ke 8.583, dengan 258 saham turun. IHSG rawan koreksi lebih lanjut, berpotensi uji level 8.464-8.560.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,16% ke 555,12 pada 19 Desember 2025, dengan saham NCKL, MYOR, dan DSNG memimpin penguatan.
Indeks Bisnis-27 melemah 0,19% ke 545,76 pada 12 Desember 2025, dipengaruhi penurunan saham BBCA, BMRI, dan BRPT. IHSG juga bergerak ke zona merah.
IHSG dibuka menguat 0,66% ke 8.713 pada 10 Desember 2025, didorong oleh saham BBCA, BRPT, dan BMRI. IHSG diprediksi bergerak di 8.600-8.750.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,66% ke 550,51 pada 10 Desember 2025, didorong oleh lonjakan saham BUMI, TLKM, MYOR, dan MAPI. IHSG naik 0,53% ke 8.702,97.
IHSG naik 1,46% pekan ini, didukung saham FILM, MORA, dan TLKM. Kapitalisasi pasar BEI naik 1,39% Ifonti.com buy asing Rp2,48 triliun.