Jelang libur panjang Imlek, IHSG parkir di zona merah
IHSG turun 0,64% ke 8,212 jelang libur Imlek, dipengaruhi saham BBCA, TLKM, dan BREN. Pasar Asia melemah, investor berhati-hati, Rupiah juga melemah.
IHSG turun 0,64% ke 8,212 jelang libur Imlek, dipengaruhi saham BBCA, TLKM, dan BREN. Pasar Asia melemah, investor berhati-hati, Rupiah juga melemah.
IHSG melemah 0,64% ke 8.212 saat Presiden Prabowo jelaskan strategi ekonomi 2026 di tengah sentimen pasar negatif dan fluktuasi saham besar.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah di level 584,18, tertekan oleh penurunan saham NCKL, INCO, dan MEDC. IHSG juga melemah, bergerak di rentang 8.206-8.241.
Saham FILM, DSSA, dan BREN menekan IHSG, yang turun 4,73% pada 2-6 Februari 2026. Kapitalisasi pasar turun 4,69% dengan volume transaksi harian turun 31,75%.
IHSG turun 2,08% ke 7.935 akibat revisi outlook Moody’s. Saham big caps seperti UNVR dan TLKM naik, sementara ASII dan DSSA melemah. Pasar diprediksi volatil.
IHSG melemah 6,94% dalam sepekan hingga 30 Januari 2026, dengan kapitalisasi pasar menguap Rp1.198 triliun akibat sentimen MSCI dan volatilitas tinggi.
IHSG melemah 1,37% pada 19-23 Januari 2026. Saham top losers: YELO -31,82%, KIOS -28,88%, PTRO -28,88%. Volume transaksi naik 9,32%.
Sepuluh saham, termasuk RMKO dan LPCK, melonjak lebih dari 40% meski IHSG melemah 1,37% pada 19-23 Januari 2026. Volume transaksi harian naik 9,32%.
IHSG melemah 1,37% dalam sepekan hingga 23 Januari 2026, dengan dana asing keluar Rp3,25 triliun, dipicu aksi jual besar-besaran investor asing.
IHSG diprediksi melemah akibat ketegangan AS-Venezuela. Investor disarankan memantau saham PYFA, ASSA, HMSP, PNBN, DATA, dan SCMA.