Saham ASII, UNTR, hingga BRPT dorong Indeks Bisnis-27 dibuka menguat
Indeks Bisnis-27 dibuka menguat pada 17 April 2026, didorong saham ASII, UNTR, dan BRPT. IHSG juga naik 0,28%.
Indeks Bisnis-27 dibuka menguat pada 17 April 2026, didorong saham ASII, UNTR, dan BRPT. IHSG juga naik 0,28%.
Indeks Bisnis-27 turun 0,81% meski saham INCO, ADRO, INKP, dan NCKL naik. IHSG melemah 0,68% ke 7.623,59 dengan 411 saham meningkat.
IHSG naik 2,07% ke 7.458, dipimpin saham CITY, WBSA, dan DIVA. Penguatan didorong koreksi harga minyak dan teknikal positif. Cadangan devisa RI turun, namun masih aman.
10 saham terbesar di FTSE Indonesia menguasai 75,44% kapitalisasi pasar, dengan sektor finansial mendominasi. BBCA memimpin dengan bobot 18,81%.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,27% ke 480,40, tetapi saham INCO, INKP, dan MEDC tetap menguat. IHSG diprediksi masih dalam tekanan.
Saham DATA, PPRE, dan SSTM memimpin daftar top losers pekan ini dengan penurunan signifikan, sementara IHSG turun 0,99% dalam periode 30 Maret-2 April 2026.
IHSG turun 0,99% ke 7.026,78 dan kapitalisasi pasar turun 1,69% jadi Rp12.305 triliun.
IHSG turun 2,19% ke 7.026, dipicu pelemahan saham BREN, BRPT, dan ADMR. Sentimen global dan domestik turut mempengaruhi. BEI perbarui aturan free float.
OJK mengakui tantangan dalam memenuhi aturan free float 15% untuk mencegah saham gorengan, dengan kebijakan bertahap dan exit policy bagi perusahaan.
Indeks Bisnis-27 melemah 0,01% ke 483,09 pada 31 Maret 2026, dipicu penurunan saham MEDC, BUMI, dan JPFA, sementara IHSG turun 0,61% ke 7.048,22.