Saham BUMI, BBCA, hingga BRPT topang kenaikan Indeks Bisnis-27
Saham BUMI, BBCA dan BRPT menjadi penopang utama penguatan Indeks Bisnis-27 yang naik 0,48% ke level 471,69.
Saham BUMI, BBCA dan BRPT menjadi penopang utama penguatan Indeks Bisnis-27 yang naik 0,48% ke level 471,69.
IHSG turun 6,61% dalam sepekan, menghapus Rp899 triliun market cap. Meski volume transaksi naik, nilai transaksi harian turun.
BEI akan memperketat kriteria saham IDX80 mulai Mei 2026 untuk mencerminkan dinamika pasar. Perubahan meliputi likuiditas, free float, dan konsentrasi kepemilikan.
Pengumuman MSCI memicu tekanan jual jangka pendek pada IHSG, terutama saham dengan free float rendah. Investor disarankan fokus pada fundamental saham.
IHSG menguat 2,35% ke level 7.634 sepanjang pekan 13-17 April 2026, dengan kapitalisasi pasar Bursa melonjak Rp446 triliun menjadi Rp13.635 triliun.
Saham DEFI, WBSA, dan MDIA memimpin top gainers dengan kenaikan signifikan selama 13-17 April 2026, mendorong IHSG naik 2,35% ke level 7.634.
Indeks Bisnis-27 dibuka menguat pada 17 April 2026, didorong saham ASII, UNTR, dan BRPT. IHSG juga naik 0,28%.
Indeks Bisnis-27 turun 0,81% meski saham INCO, ADRO, INKP, dan NCKL naik. IHSG melemah 0,68% ke 7.623,59 dengan 411 saham meningkat.
IHSG naik 2,07% ke 7.458, dipimpin saham CITY, WBSA, dan DIVA. Penguatan didorong koreksi harga minyak dan teknikal positif. Cadangan devisa RI turun, namun masih aman.
10 saham terbesar di FTSE Indonesia menguasai 75,44% kapitalisasi pasar, dengan sektor finansial mendominasi. BBCA memimpin dengan bobot 18,81%.