IHSG ditutup turun 0,46% ke level 8.951, saham AMMN hingga BRPT membebani
IHSG turun 0,46% ke 8.951 pada 23/1/2026, dipengaruhi saham AMMN dan BRPT. Sebanyak 521 saham melemah, sementara 200 saham menguat.
IHSG turun 0,46% ke 8.951 pada 23/1/2026, dipengaruhi saham AMMN dan BRPT. Sebanyak 521 saham melemah, sementara 200 saham menguat.
Indeks Bisnis-27 naik 0,79% didorong saham ADMR, ADRO, ASII. IHSG menguat 0,12% meski tertekan sentimen global dan pelemahan rupiah.
Indeks Bisnis-27 turun 0,37% ke 557,93, namun saham INCO, ANTM, dan MEDC menguat signifikan. Sebanyak 11 saham naik, 13 turun, dan 3 stagnan.
IHSG mencapai rekor tertinggi baru di 8.946,70 dengan saham ADRO, TINS, dan BBRI naik. Waspadai aksi profit taking dan geopolitik.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,32% ke 565,01 pada 8 Januari 2026, didorong saham ADRO, HEAL, dan BRPT. Sebanyak 20 saham naik, 6 turun, dan 1 stagnan.
Indeks Bisnis-27 naik 1,26% ke 562,56 pada 5 Januari 2025, didorong saham ADRO, INKP, dan UNTR. IHSG juga naik 1,27% ke ATH baru 8.859,19.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,97% ke 556,03 pada 29 Desember 2025, dengan saham ADMR dan INKP naik signifikan. Sebanyak 14 saham menguat, 9 melemah, dan 4 stagnan.
Konglomerat Garibaldi Thohir, Edwin Soeryadjaja, hingga Arini Saraswaty bakal menerima guyuran dividen interim dari PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO).
Emiten batu bara seperti BSSR, ADRO, dan AADI membagikan dividen besar kepada pemegang saham, didorong oleh kenaikan laba dan aksi korporasi strategis.
IHSG diperkirakan melemah menuju kisaran 8.464–8.560 dengan potensi koreksi lebih dalam ke area 8.000-an. Cek Rekomendasi saham ADRO, BRIS, JPFA, dan TOWR.