Saham ADRO, INKP & UNTR cs dorong Indeks Bisnis-27 parkir di zona hijau
Indeks Bisnis-27 naik 1,26% ke 562,56 pada 5 Januari 2025, didorong saham ADRO, INKP, dan UNTR. IHSG juga naik 1,27% ke ATH baru 8.859,19.
Indeks Bisnis-27 naik 1,26% ke 562,56 pada 5 Januari 2025, didorong saham ADRO, INKP, dan UNTR. IHSG juga naik 1,27% ke ATH baru 8.859,19.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,97% ke 556,03 pada 29 Desember 2025, dengan saham ADMR dan INKP naik signifikan. Sebanyak 14 saham menguat, 9 melemah, dan 4 stagnan.
Konglomerat Garibaldi Thohir, Edwin Soeryadjaja, hingga Arini Saraswaty bakal menerima guyuran dividen interim dari PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO).
Emiten batu bara seperti BSSR, ADRO, dan AADI membagikan dividen besar kepada pemegang saham, didorong oleh kenaikan laba dan aksi korporasi strategis.
IHSG diperkirakan melemah menuju kisaran 8.464–8.560 dengan potensi koreksi lebih dalam ke area 8.000-an. Cek Rekomendasi saham ADRO, BRIS, JPFA, dan TOWR.
Indeks Bisnis-27 melemah 0,84% ke 549,14, namun saham BUMI, MIKA, dan KLBF tetap menguat. Sebanyak 7 saham naik, 20 turun pada 13 November 2025.
Emiten batu bara alami penurunan kinerja hingga Q3 2025, proyeksi dividen turun 20%-30%, namun PTBA, ITMG, HRUM, ADRO tetap stabil berkat balance sheet kuat.
IHSG berpotensi tembus 8.400, simak rekomendasi saham dari Phintraco Sekuritas seperti KRAS, WIFI, GJTL, ADRO, TOBA, dan BRPT untuk peluang investasi.
Indeks Bisnis-27 naik 0,35% ke 550,62; saham BBCA, BBNI, ASII menguat. IHSG naik 0,69% ke 8.394,59 dengan transaksi Rp15,51 triliun.
IHSG mencapai rekor tertinggi 8.318,52, didorong saham blue chips seperti BBCA dan UNVR. IDX30 naik 8,33% sebulan terakhir, meski beberapa saham melemah.