Sektor saham pilihan tahun kuda api, elemen kayu moncer logam menantang
Tahun Kuda Api 2026 diprediksi menantang bagi IHSG. Sektor kayu, tanah, air, dan api diprediksi menguat, sementara logam menghadapi tantangan besar.
Tahun Kuda Api 2026 diprediksi menantang bagi IHSG. Sektor kayu, tanah, air, dan api diprediksi menguat, sementara logam menghadapi tantangan besar.
FTSE Russell menunda review indeks saham Indonesia karena alasan teknis terkait data free float, bukan penurunan kualitas pasar. Penundaan ini memengaruhi stabilitas dana pasif dan inflow baru.
IHSG diprediksi melemah menuju 7.750 pekan ini akibat sentimen global dan penurunan rating Indonesia. Ketidakpastian global dan isu fiskal menambah tekanan.
Bangun Kosambi Sukses (CBDK) berencana melakukan buyback saham senilai maksimal Rp250 miliar untuk meredam tekanan jual dan menjaga kepercayaan investor.
IHSG sesi I anjlok 5,31% ke 7.887,16 dengan 750 saham melemah, termasuk saham berkapitalisasi besar seperti AMMN, BRPT, dan CUAN yang turun lebih dari 10%.
Batas investasi saham asuransi naik dari 8% ke 20% untuk fleksibilitas, namun tetap harus hati-hati. AAUI dukung dengan mitigasi risiko dan pengawasan ketat.
PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL) akan melakukan buyback saham senilai maksimal Rp200 miliar untuk menjaga stabilitas harga saham di tengah volatilitas pasar.
PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA) berencana buyback saham senilai Rp250 miliar akibat volatilitas pasar, setelah sahamnya turun tajam dan terkena ARB dua kali.
IHSG jatuh 7,35% akibat kekhawatiran MSCI soal transparansi pasar Indonesia. Otoritas berjanji memperbaiki, sementara investor disarankan waspada.
Indeks LQ45 diprediksi mengungguli IHSG pada 2026 usai rebalancing, didorong oleh masuknya saham baru dan sektor energi terbarukan yang menarik investor.