IHSG hari ini (5/2) berpeluang uji level 8.231, sentimen pemangkasan batubara jadi tantangan

IHSG berpotensi uji level 8.231 meski tantangan pemangkasan batubara dan sentimen global membayangi. Investor disarankan bersikap defensif.

IHSG hari ini berpeluang sentuh ATH baru ke 9.151, cermati saham INET, JPFA & SMRA

IHSG berpotensi menguat ke level 9.123-9.151 setelah mencapai all time high 9.133, meski volume beli mulai menurun. Cermati saham INET, JPFA & SMRA.

IHSG ditutup menguat ke 8.936,75 didorong BBCA hingga AMMN cs

IHSG menguat 0,13% ke 8.936,75 didorong saham BBCA, DSSA, dan AMMN. Penguatan ini terjadi di tengah sentimen defisit APBN dan peningkatan cadangan devisa.

Lesunya pasar komoditas membebani laju IHSG menuju rekor ATH baru

IHSG sesi I melemah tipis 0,002% ke 8.649. Lesunya harga komoditas dan pelemahan pasar global menghambat laju indeks menuju rekor ATH baru.

IHSG hari ini (9/12) dibuka menguat: saham Bakrie hingga GOTO pendorong laju di zona hijau

IHSG menguat 0,06% ke 8.715,83 pada 9 Desember 2025, didorong saham Bakrie dan GOTO. Transaksi mencapai Rp1,03 triliun dengan 2,23 miliar saham diperdagangkan.

IHSG Cetak Rekor Tertinggi Baru! Saham ASII, TLKM, BBRI Jadi Pendorong

IHSG mencetak level ATH baru dengan membukukan penguatan sebesar 0,33% atau 28,40 poin menuju level 8.640,19 pada perdagangan hari ini, Kamis (4/12/2025).