Indeks Bisnis-27 dibuka menguat hari ini (12/2), saham INCO, NCKL, dan UNTR melaju
Indeks Bisnis-27 naik 0,25% ke 545,33 pada 12/2/2026, dipimpin saham INCO, NCKL, UNTR. IHSG berpotensi lanjut naik, waspadai koreksi ke 8.155-8.239.
Indeks Bisnis-27 naik 0,25% ke 545,33 pada 12/2/2026, dipimpin saham INCO, NCKL, UNTR. IHSG berpotensi lanjut naik, waspadai koreksi ke 8.155-8.239.
IHSG dibuka menguat ke posisi 8.304,01 pada perdagangan hari ini, Kamis (12/2/2026). Saham BUMI, PTRO hingga ANTM kompak melaju hijau.
IHSG diprediksi menguat pada 5 Februari 2026, dengan saham BKSL, MBMA, dan MEDC direkomendasikan untuk dibeli. Analis mencermati data ekonomi Indonesia 2025.
Indeks Bisnis-27 ditutup menguat 0,09% ke level 565,37 pada hari ini, Senin (26/1/2026) didorong oleh saham TLKM, ANTM, dan NCKL.
Indeks Bisnis-27 naik 0,79% didorong saham ADMR, ADRO, ASII. IHSG menguat 0,12% meski tertekan sentimen global dan pelemahan rupiah.
IHSG ditutup menguat 0,64% ke ATH baru 9.133,87 pada 19 Januari 2026, dengan kapitalisasi pasar Rp16.670 triliun. Saham BUMI, BBCA, dan BBRI aktif diperdagangkan.
Investor asing Ifonti.com buy Rp7,3 triliun di pasar saham Indonesia pada 2026, dengan saham BBRI, PTRO, dan BMRI menjadi sasaran utama. IHSG naik 4,96% YtD.
Indeks Bisnis-27 menguat 1,13% ke 564,62 pada 13 Januari 2026, didorong kenaikan saham ADMR, ANTM, dan TLKM. IHSG juga dibuka menguat dengan 344 saham di zona hijau.
IHSG sesi I 12/1/2026 naik 0,13% ke 8.947,96. Saham konglomerat seperti MNC dan Bakrie menguat, sementara saham Prajogo Pangestu melemah. Analis prediksi IHSG sesi II di rentang 8.900-9.000.
IHSG menguat 0,13% ke 8.936,75 didorong saham BBCA, DSSA, dan AMMN. Penguatan ini terjadi di tengah sentimen defisit APBN dan peningkatan cadangan devisa.