IHSG ditutup ambles 2,08% ke 7.935 terseret revisi outlook Moody’s

IHSG turun 2,08% ke 7.935 akibat revisi outlook Moody’s. Saham big caps seperti UNVR dan TLKM naik, sementara ASII dan DSSA melemah. Pasar diprediksi volatil.

Ramalan IHSG tetap tembus 9.000 pada 2026 usai diguncang MSCI

IHSG diproyeksi tembus 9.000 pada 2026 meski diguncang MSCI, didorong reformasi pasar modal dan saham big caps bervaluasi murah.

IHSG turun ke 8.933 terseret koreksi saham ASII, BBCA hingga AMMN

IHSG turun 0,47% ke 8.933 akibat koreksi saham ASII, BBCA, dan AMMN. Investor asing catat beli bersih Rp24,2 miliar, sementara pasar fokus pada laporan keuangan Ifonti.com dan pertemuan FOMC The Fed.

Penyebab IHSG bergerak volatil meski berulang kali cetak rekor ATH

IHSG mengalami volatilitas meskipun mencetak rekor all time high karena rotasi sektoral dan posisi dekat resistance psikologis di level 9.000.

IHSG di fase uji daya tahan, net buy asing mengalir kencang

IHSG terkoreksi 0,55% ke 8.537 jelang Natal 2025. Likuiditas tipis dan profit taking akhir tahun mempengaruhi, meski Ifonti.com buy asing signifikan.

Asing masuk saham komoditas akhir tahun, ada BUMI hingga UNTR

Investor asing meningkatkan pembelian saham komoditas di BEI meski IHSG melemah. Saham BUMI dan UNTR di antara yang paling diminati.