Daftar 10 top leaders IHSG pekan ini, saham DSSA, MSIN & IMPC dorong laju indeks
Saham DSSA, MSIN, dan IMPC pimpin top leaders IHSG pekan ini meski indeks terkoreksi 0,99% ke level 7.026,78.
Saham DSSA, MSIN, dan IMPC pimpin top leaders IHSG pekan ini meski indeks terkoreksi 0,99% ke level 7.026,78.
IHSG turun 2,19% ke 7.026, dipicu pelemahan saham BREN, BRPT, dan ADMR. Sentimen global dan domestik turut mempengaruhi. BEI perbarui aturan free float.
IHSG dibuka melemah 0,45% ke 7.153, tertekan saham BREN dan INCO. Sentimen global dan domestik mempengaruhi, sementara aturan free float BEI diperbarui.
Perdagangan saham di BEI akan dibuka kembali besok, Rabu (25/3/2026), usai libur panjang untuk momen Nyepi dan Idulfitri 2026.
IHSG turun 1,61% ke 7.022,28 pada 16 Maret 2026, dipicu penurunan saham big caps seperti AMMN, DSSA, dan BREN. Market cap mencapai Rp12.439 triliun.
IHSG berpotensi koreksi akibat konflik AS-Iran. Rekomendasi saham: MEDC, UNTR, GOTO. Harga minyak naik, bursa Asia bervariasi.
Pelemahan IHSG 2026 membuka peluang beli saham diskon seperti LSIP dan AKRA. Investor harus mempertimbangkan fundamental, sektor, dan momentum pasar.
IHSG turun 15,14% YtD, membuka peluang saham diskon seperti UNVR, AKRA, dan BMRI. Saham-saham ini memiliki PE rendah, menjadikannya menarik bagi investor.
Saham big caps AMMN, BBRI, dan BREN menjadi top laggards yang membebani IHSG sepanjang pekan ini, dengan AMMN menempati urutan pertama setelah anjlok 19,93%.
IHSG rebound 1,76% di tengah volatilitas global. Kenaikan komoditas & valuasi saham murah jadi katalis. Investor disarankan akumulasi saham berfundamental kuat.