IHSG ditutup melemah 0,26% ke 6.971, saham BMRI, BBRI dan AMMN kompak merah
IHSG ditutup melemah 0,26% ke 6.971,03 dipengaruhi oleh penurunan saham big caps seperti BBRI, BMRI, dan AMMN.
IHSG ditutup melemah 0,26% ke 6.971,03 dipengaruhi oleh penurunan saham big caps seperti BBRI, BMRI, dan AMMN.
IHSG turun 0,53% ke 6.989, dipicu sentimen global dan domestik negatif. Saham big caps seperti BBCA dan BREN melemah, sementara AMMN dan TLKM menguat.
Saham DSSA, MSIN, dan IMPC pimpin top leaders IHSG pekan ini meski indeks terkoreksi 0,99% ke level 7.026,78.
IHSG turun 2,19% ke 7.026, dipicu pelemahan saham BREN, BRPT, dan ADMR. Sentimen global dan domestik turut mempengaruhi. BEI perbarui aturan free float.
IHSG dibuka melemah 0,45% ke 7.153, tertekan saham BREN dan INCO. Sentimen global dan domestik mempengaruhi, sementara aturan free float BEI diperbarui.
Perdagangan saham di BEI akan dibuka kembali besok, Rabu (25/3/2026), usai libur panjang untuk momen Nyepi dan Idulfitri 2026.
IHSG turun 1,61% ke 7.022,28 pada 16 Maret 2026, dipicu penurunan saham big caps seperti AMMN, DSSA, dan BREN. Market cap mencapai Rp12.439 triliun.
IHSG berpotensi koreksi akibat konflik AS-Iran. Rekomendasi saham: MEDC, UNTR, GOTO. Harga minyak naik, bursa Asia bervariasi.
Pelemahan IHSG 2026 membuka peluang beli saham diskon seperti LSIP dan AKRA. Investor harus mempertimbangkan fundamental, sektor, dan momentum pasar.
IHSG turun 15,14% YtD, membuka peluang saham diskon seperti UNVR, AKRA, dan BMRI. Saham-saham ini memiliki PE rendah, menjadikannya menarik bagi investor.